kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Prodia Widyahusada (PRDA) menyerap 54% dana hasil IPO


Selasa, 12 Januari 2021 / 17:40 WIB
ILUSTRASI. Prodia Widyahusada (PRDA) meraup dana segar Rp 1,22 triliun pada IPO tanggal 7 Desember 2016 lalu.


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana hasil initial public offering (IPO) PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) tersisa Rp 485,65 miliar. Ini berarti serapan dana tersebut sekitar 54%.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Selasa (12/1), PRDA telah menggunakan total Rp 662,98 miliar dana IPO. Sebesar Rp 460,17 miliar digunakan untuk pengembangan jaringan outlet.

PRDA juga menggunakan Rp 115,47 miliar untuk peningkatan kemampuan dan kualitas layanan. Sedangkan sebesar Rp 87,33 miliar perusahaan gunakan untuk modal kerja.

Baca Juga: Prodia (PRDA) menargetkan pemeriksaan Covid-19 berkontribusi 20% pada pendapatan 2020

Prodia menghelat IPO pada 7 Desember 2016. Perusahaan ini meraup dana segar Rp 1,22 triliun melalui aksi korporasi tersebut.

PRDA menempatkan sebagian besar sisa dana IPO ke instrumen deposito dengan rentang suku bunga 3,5% hingga 4,25% bertenor enam bulan. Prodia menaruh sebagian kecilnya lagi pada giro dengan bunga sebesar 5%.

Baca Juga: Permudah pemeriksaan kesehatan, Prodia (PRDA) gandeng Good Doctor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×