kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Prodia Widyahusada (PRDA) menyerap 54% dana hasil IPO


Selasa, 12 Januari 2021 / 17:40 WIB
ILUSTRASI. Prodia Widyahusada (PRDA) meraup dana segar Rp 1,22 triliun pada IPO tanggal 7 Desember 2016 lalu.


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana hasil initial public offering (IPO) PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) tersisa Rp 485,65 miliar. Ini berarti serapan dana tersebut sekitar 54%.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Selasa (12/1), PRDA telah menggunakan total Rp 662,98 miliar dana IPO. Sebesar Rp 460,17 miliar digunakan untuk pengembangan jaringan outlet.

PRDA juga menggunakan Rp 115,47 miliar untuk peningkatan kemampuan dan kualitas layanan. Sedangkan sebesar Rp 87,33 miliar perusahaan gunakan untuk modal kerja.

Baca Juga: Prodia (PRDA) menargetkan pemeriksaan Covid-19 berkontribusi 20% pada pendapatan 2020

Prodia menghelat IPO pada 7 Desember 2016. Perusahaan ini meraup dana segar Rp 1,22 triliun melalui aksi korporasi tersebut.

PRDA menempatkan sebagian besar sisa dana IPO ke instrumen deposito dengan rentang suku bunga 3,5% hingga 4,25% bertenor enam bulan. Prodia menaruh sebagian kecilnya lagi pada giro dengan bunga sebesar 5%.

Baca Juga: Permudah pemeriksaan kesehatan, Prodia (PRDA) gandeng Good Doctor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×