kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Prediksi: IHSG terseret pelemahan rupiah


Jumat, 25 September 2015 / 08:24 WIB


Reporter: Widiyanto Purnomo | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Selama belum ada sentimen positif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi dapat melanjutkan penurunan. Pada penutupan perdagangan Rabu (23/9), IHSG anjlok 2,29% ke level 4.244,43.

Perdagangan sebelum libur ditopang oleh volume transaksi hingga 7,01 miliar saham, lebih tinggi ketimbang volume harian rata-rata sebesar 5,93 miliar saham. Tapi nilai transaksi hanya Rp 4,91 triliun, jauh di bawah transaksi harian rata-rata tahun ini Rp 5,81 triliun.

Muhammad Wafi, Analis Bahana Securities menilai, anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) menjadi sentimen negatif yang dominan menekan IHSG pada perdagangan pekan ini. Nilai tukar rupiah melemah 0,65% ke level Rp 14.647 terhadap dollar AS yang merupakan level terendah sejak tahun 1998.

Kiswoyo Adi Joe, Analis Investa Saran Mandiri mengungkapkan hal senada. Menurut dia, kurs rupiah yang terus merosot kian memicu kekhawatiran investor. Sektor perbankan mencetak penurunan paling dalam jika dibanding sektor lain.

Kiswoyo memprediksi IHSG Jumat (25/9) dapat menguat dalam rentang 4.200 – 4.400. Wafi memperkirakan, selama tidak ada sentimen positif, IHSG masih berpeluang turun di 4.165 – 4.350. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×