kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.892   10,00   0,06%
  • IDX 6.308   -66,09   -1,04%
  • KOMPAS100 824   -11,57   -1,38%
  • LQ45 626   -7,81   -1,23%
  • ISSI 218   -1,95   -0,89%
  • IDX30 350   -4,33   -1,22%
  • IDXHIDIV20 426   -3,69   -0,86%
  • IDX80 94   -1,29   -1,35%
  • IDXV30 118   -0,77   -0,65%
  • IDXQ30 111   -1,11   -0,99%

PP Presisi (PPRE) Membidik Kontrak Baru di Sektor Pertambangan


Kamis, 07 Maret 2024 / 06:33 WIB
PP Presisi (PPRE) Membidik Kontrak Baru di Sektor Pertambangan
ILUSTRASI. Pertambangan nikel dengan kontraktor PT PP Presisi Tbk (PPRE).


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Presisi Tbk (PPRE) menargetkan pertumbuhan kontrak baru hingga 20% di 2024. Adapun sektor yang dibidik masih berasal dari jasa pertambangan.

Direktur Utama PPRE I Gede Upeksa Negara mengatakan, PP Presisi menargetkan pertumbuhan kontrak baru sebesar 15%-20% dari realisasi tahun 2023. Tahun lalu, anak usaha PT PP (Persero) Tbk (PTPP) ini membukukan kontrak baru sebesar Rp 6,7 triliun atau tumbuh 28,72% dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp 5,2 triliun.

Dengan demikian, tahun ini potensi nilai kontrak baru PPRE akan berkisar Rp 7,7 triliun hingga Rp 8,04 triliun.

Untuk kontrak baru, PPRE masih akan memburu kontrak dari sektor jasa pertambangan. Menurut Gede, potensi pasar di sektor tambang masih sangat besar.

Baca Juga: Laba PP Presisi (PPRE) Melorot 20% di 2023, Ini Penyebabnya

"Ini menjadi semangat dan motivasi kami untuk terus meningkatkan nilai kontrak baru, sehingga dapat menggenjot revenue guna memberikan value added bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Gede dalam siaran pers, Rabu (6/3).

Optimisme perusahaan juga didukung dengan kapasitas peralatan sebagai kekuatan perseroan. "Kami yakin PPRE dapat menciptakan operasional yang excellent di dunia tambang melalui quality dan safety berstandar tinggi," sambung dia.

Tahun lalu, kinerja keuangan PPRE tertekan. Pendapatan PP Presisi turun 6,33% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 3,4 triliun. Laba bersih PPRE bahkan anjlok 20,38% YoY menjadi Rp 80,21 miliar.

"Ini disebabkan oleh mundurnya beberapa proyek yang ditargetkan didapatkan pada kuartal awal menjadi kuartal akhir 2023," pungkas Gede.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×