kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

PP Optimistis Bisa Meraup Dana Rp 832 Miliar dari IPO


Kamis, 21 Januari 2010 / 10:14 WIB


Sumber: KONTAN | Editor: Test Test

JAKARTA. Meski proses penawaran saham belum berakhir, manajemen PT PP (Persero) optimistis bakal meraup dana maksimal Rp 832 miliar dari hasil penjualan saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO). Pasalnya, mereka melihat, para calon investor sangat antusias ingin membeli saham perusahaan konstruksi ini dalam masa penawaran awal.

Presiden Direktur PP Musyanif mengungkapkan, penawaran harga investor rata-rata berada di kisaran harga Rp 750 hingga Rp 800 per saham. Harga ini berada pada kisaran atas harga yang ditentukan sebelumnya, yaitu Rp 530 hingga Rp 900 per saham. Para investor mengajukan penawaran itu ketika menghadiri roadshow PP ke beberapa kota di Indonesia. Setidaknya, sudah ada 200 perusahaan lokal yang berminat.


Namun, ada juga sebagian kecil investor yang menawar pada harga rendah. "Memang ada juga yang menawar lebih rendah, yakni Rp 650 per saham," kata Sekretaris Perusahaan PP Betty Ariana.


Yang menarik, mayoritas investor yang tertarik membeli saham PP adalah mitra strategisnya. "Ada 78 mitra strategis yang menyatakan minat," imbuh dia. Kalau berjalan mulus, saham PP akan tercatat di Bursa Efek Indonesia 8 Februari nanti
Nah, dengan mengacu penawaran harga dari mayoritas calon investor, PP optimistis bisa meraup dana hasil IPO sebesar Rp 780 miliar hingga Rp 832 miliar. Dalam hitungan Musyanif, ekuitas PP akan meningkat jadi Rp 1,2 triliun bila berhasil memperoleh dana Rp 832 miliar.


Nantinya, sekitar 41% dari dana hasil IPO akan digunakan PP untuk memperkuat modal kerja. Sisanya dianggarkan untuk dana investasi. PP akan membangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap berkapasitas 2 x 150 Megawatt milik PT Krakatau Daya Listrik. PP mesti menyetor porsi modal 20%-49% dari total nilai proyek yang Rp 3,3 triliun. Selain itu, PP akan menyelesaikan proyek hotel di Bali dan Bandung serta pusat komersial di Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×