kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Potensi Besar, Industri Kripto Indonesia Diyakini Bakal Kembali Menggeliat


Kamis, 07 Juli 2022 / 17:13 WIB
Potensi Besar, Industri Kripto Indonesia Diyakini Bakal Kembali Menggeliat
Ketua ICCA Rob Rafael Kardinal dan Ketua Aspakrindo Teguh K Harmanda dalam diskusi Blockchain Edufest 2022, Kamis (7/7).


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, dia menyebut edukasi juga harus dilakukan guna membuat investor lebih dewasa dan bijak. Edukasi yang baik dan masif diharapkan bisa menghilangkan investor yang sekadar ikut-ikutan dan membuat mereka memilih aset kripto berdasarkan utility dan nilai use & case.

Pada kesempatan yang sama, Ketua ICCA Rob Rafael Kardinal menambahkan, saat ini masih banyak investor kripto yang pembahasannya hanya seputar harganya saja, bukan membahas soal fundamental atau utility-nya yang justru menjadi tolak ukur potensi aset kripto tersebut. 

Oleh karena itu, edukasi masih harus terus dilakukan agar para masyarakat bisa menganggap aset kripto layaknya aset kelas lainnya yang pembeliannya harus berdasarkan riset fundamentalnya. 

Baca Juga: Pasar Kripto Belum Bergerak Optimal, Bitcoin Masih Betah Di Level US$ 20.000

“Kami sendiri sebagai asosiasi saat ini terus berupaya membuat blockchain masuk ke dalam kurikulum karena teknologi blockchain tidak hanya berlaku untuk aset kripto, tapi bisa digunakan di aspek kehidupan lainnya,” imbuh Rafael.

Di satu sisi Rafael meyakini kondisi pasar kripto yang tengah bearish ini menjadi kesempatan untuk pendewasaan para investor, sekaligus peluang untuk melakukan aksi tambah posisi karena harga aset kripto yang tengah diskon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×