kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.926   56,00   0,31%
  • IDX 5.734   -86,70   -1,49%
  • KOMPAS100 742   -10,10   -1,34%
  • LQ45 565   -7,66   -1,34%
  • ISSI 198   -2,98   -1,48%
  • IDX30 321   -4,38   -1,35%
  • IDXHIDIV20 396   -5,40   -1,35%
  • IDX80 84   -1,22   -1,42%
  • IDXV30 107   -1,11   -1,02%
  • IDXQ30 104   -1,19   -1,13%

Potensi Besar, Industri Kripto Indonesia Diyakini Bakal Kembali Menggeliat


Kamis, 07 Juli 2022 / 17:13 WIB
Ketua ICCA Rob Rafael Kardinal dan Ketua Aspakrindo Teguh K Harmanda dalam diskusi Blockchain Edufest 2022, Kamis (7/7).


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, dia menyebut edukasi juga harus dilakukan guna membuat investor lebih dewasa dan bijak. Edukasi yang baik dan masif diharapkan bisa menghilangkan investor yang sekadar ikut-ikutan dan membuat mereka memilih aset kripto berdasarkan utility dan nilai use & case.

Pada kesempatan yang sama, Ketua ICCA Rob Rafael Kardinal menambahkan, saat ini masih banyak investor kripto yang pembahasannya hanya seputar harganya saja, bukan membahas soal fundamental atau utility-nya yang justru menjadi tolak ukur potensi aset kripto tersebut. 

Oleh karena itu, edukasi masih harus terus dilakukan agar para masyarakat bisa menganggap aset kripto layaknya aset kelas lainnya yang pembeliannya harus berdasarkan riset fundamentalnya. 

Baca Juga: Pasar Kripto Belum Bergerak Optimal, Bitcoin Masih Betah Di Level US$ 20.000

“Kami sendiri sebagai asosiasi saat ini terus berupaya membuat blockchain masuk ke dalam kurikulum karena teknologi blockchain tidak hanya berlaku untuk aset kripto, tapi bisa digunakan di aspek kehidupan lainnya,” imbuh Rafael.

Di satu sisi Rafael meyakini kondisi pasar kripto yang tengah bearish ini menjadi kesempatan untuk pendewasaan para investor, sekaligus peluang untuk melakukan aksi tambah posisi karena harga aset kripto yang tengah diskon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×