kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Porsi saham Ooredoo di Indosat kian jumbo


Jumat, 23 Agustus 2013 / 06:15 WIB
ILUSTRASI. Pada Desember 2021, rata-rata pendapatan per kendaraan (ARPV) Blue Bird mencapai puncaknya yakni di Rp 656.000 per unit.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pamor PT Indosat Tbk (ISAT) tetap saja saja menarik meski sedang didera sentimen utang dolar dan kerugian yang terus membengkak. Seperti yang dilakukan Ooredo Asia Pte Ltd (Ooredoo) yang justru memperbesar porsi kepemilikan ISAT.

Sebelumnya, Ooredoo memiliki 3,03 miliar saham ISAT ata setara dengan jumlah kepemilikan 55,79% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh ISAT. Mengacu pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/8), saham yang dikempit Ooredoo bertambah 500,53 juta saham menjadi 3,53 miliar saham.

Artinya, saat ini perusahaan telekomunikasi yang dulunya bernama Qtel Group itu menguasai 65% ISAT.  Adapun rincian pemilik ISAT yang lain adalah, Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap menguasai 14,29% atau setara dengan 776,62 juta saham.

Sementara itu, kepemilikan saham ISAT yang dikempit The Bank of New York Mellon DR dengan bank kustodian The Hongkong And Shanghai Bank Corporation Limited dan Bank Mandiri masing-masing sebesar 322,69 juta saham dan 308,6 juta saham. 

Artinya, kepemilikan The Bank of New York Mellon DR di kedua bank kustodian tersebut saat ini masing-masing 5,94% dan 5,64%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×