kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.658   1,00   0,01%
  • IDX 6.686   66,77   1,01%
  • KOMPAS100 877   10,98   1,27%
  • LQ45 666   9,17   1,40%
  • ISSI 233   2,34   1,01%
  • IDX30 372   4,41   1,20%
  • IDXHIDIV20 459   4,13   0,91%
  • IDX80 100   1,30   1,32%
  • IDXV30 127   1,31   1,04%
  • IDXQ30 119   1,06   0,90%

Phapros (PEHA) berencana gelar rights issue pada semester II-2019


Minggu, 12 Mei 2019 / 15:46 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mempertimbangkan animo pasar modal yang berkembang, PT Phapros Tbk (PEHA) sangat percaya diri untuk menggelar rights issue secepatnya. Apalagi rencana ini sempat tertunda di tahun lalu.

Barokah Sri Utami, Direktur Utama PT Phapros Tbk mengatakan optimistis dapat menjaring dana dengan perkembangan pasar saat ini. "Tujuan rights issue ini, pertama untuk capital expenditure bagi investasi kami, sebab mau investasi mesin produksi ampoule gigi. Lalu ada rencana juga restrukturisasi pinjaman," terang perempuan yang disapa Emmy ini, Minggu (12/5).

Targetnya, dana yang terkumpul dari rights issue melalui hak pemesanan efek terlebih dahulu (HMETD) itu senilai Rp 1 triliun. Menurut Emmy rencananya rights issue akan direalisasikan pada semester II-2019. Sebelumnya wacana tersebut sudah dirancang pelaksanaannya di 2018 kemarin, namun karena satu dua hal eksekusinya tertunda.

"Kemarin sempat membeli pabrik sebagian dengan pendanaan perbankan, sehingga tanpa right issue beban bunga akan sedikit berat," terang Emmy. 

Tahun lalu, PEHA mengakuisisi PT Lucas Djaja yang memiliki beberapa fasilitas produksi yang belum dimiliki perusahaan, seperti fasilitas produksi soft-gel dan oralit, serta portofolio obat generiknya yang cukup banyak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×