Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Petrosea Tbk (PTRO) mengumumkan bahwa pada 2 Maret 2026, konsorsium Petrosea-ETI-Nindya yang dibentuk PTRO bersama PT Enviromate Technology International dan PT Nindya Karya (Persero) telah menandatangani kontrak Onshore LNG Perimeter Construction Works dengan INPEX Masela LTD.
Penandatanganan kontrak ini ditujukan untuk proyek yang berlokasi di Lapangan Abadi, Blok Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Proyek tersebut merupakan salah satu proyek pengembangan gas dan LNG strategis di Indonesia yang berperan dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Estimasi nilai kontrak adalah sekitar Rp 989 miliar dengan estimasi jangka waktu kontrak selama 36 bulan. Adapun porsi partisipasi PTRO dalam konsorsium tersebut adalah sebesar 36%.
Baca Juga: Laba Petrosea (PTRO) Melejit 197% di 2025, Pendapatan Tembus US$ 886 Juta
“Ruang lingkup pekerjaan proyek ini mencakup pembangunan pagar perimeter dan public expansion road, pembangunan jalan pengalihan dan relokasi jaringan listrik eksisting, serta opsi pembangunan pioneering jetty dan mini Intensive Vital Care Unit (IVCU),” ungkap Manajemen PTRO dalam keterangan resmi, Kamis (26/3/2026).
PTRO sebagai perusahaan multidisiplin dengan rekam jejak lebih dari lima dekade telah menghadirkan layanan terpadu yang mencakup seluruh mata rantai dari hulu hingga hilir, mulai dari EPC, pertambangan, EPCI lepas pantai, hingga logistik untuk industri pertambangan serta minyak dan gas di di kawasan Asia Pasifik dan Oseania.
Baca Juga: Petrosea (PTRO) Akuisisi 55% Saham Vista Maritim Asia
Seluruh target kinerja operasional dan keuangan PTRO didukung oleh budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang kuat melalui penerapan target zero accident, operational excellence dan continuous improvement, serta faktor pengelolaan risiko dan Good Corporate Governance (GCG) sebagai tulang punggung perusahaan yang berkesinambungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













