kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.990   -23,00   -0,13%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pertemuan AS dan China di KTT G20 lancar, rupiah bisa menguat terbatas


Minggu, 30 Juni 2019 / 14:46 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertemuan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping berjalan lancar dan memberi harapan ketegangan perdagangan dua negara itu bakal cair. Analis memproyeksikan, sentimen ini akan membuat nilai tukar rupiah bisa menguat secara terbatas pada Senin (1/7). 

Mengutip Bloomberg di pasar spot, Jumat (28/6) rupiah tercatat menguat 0,10% ke Rp 14.126 per dollar AS. 

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah di akhir pekan ini menguat karena pelaku pasar cenderung wait and see menunggu hasil pertemuan AS dan China di Konferensi Tingkat Tingi (KTT) G20 di Osaka, Jepang. 

Dari dalam negeri, rupiah juga didukung menguat karena keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai hasil pemilihan presiden telah diputuskan dan membuat kondisi politik dalam negeri membaik. 

Penguatan rupiah ini, Lukman perkirakan akan berlanjut pada perdagangan, Senin (1/7). Sentimen positif datang dari lancarnya pertemuan AS dan China dan membawa pada keputusan bahwa AS tidak akan mengenakan tambahan bea masuk baru bagi impor produk China. 

"Kemungkinan rupiah besok akan menguat terbatas karena Bank Indonesia (BI) akan membatasi penguatan rupiah tidak berada di bawah Rp 14.000 per dollar AS," kata Lukman. 

Lukman memproyeksikan rentang rupiah besok berada di Rp 14.050 per dollar AS hingga Rp 14.150 per dollar AS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×