kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Persediaan menebal, harga si hitam terjungkal


Selasa, 24 Agustus 2010 / 12:17 WIB


Reporter: Femi Adi Soempeno, Bloomberg |

Harga minyak anjlok di hari yang ke-lima setelah analis memprediksi perseediaan minyak mentah AS meningkat minggu lalu dan dolar menguat terhadap euro ditengah gelindingan perekonomian yang melambat.

Si hitam terjun bebas ke level yang paling rendah dalam tujuh minggu belakangan pada hari Senin (23/8) kemarin karena investor mencari instrumen mata uang AS yang aman sebelum laporan properti dibeberkan. Disinyalir, laporan tersebut akan menunjukkan bahwa pemulihan perekonomian mandek.

"Harga minyak mentah anjlok lagi, menunjukkan ketidakpastian investor akan perekonomian global di masa yang akan datang, terutama di AS," kata Mike Sander, Investment Adviser Sander Capital Advisors di Seattle. Itu sebabnya, tidak ada begitu banyak kabar positif saat ini.

Harga minyak mentah untuk pengiriman oktober anjlok 56 sen atau 0,8% menjadi US$ 72,54 per barrel di New York Mercantile Exchange. Di Singapura, minyak diperdagangkan di harga US$ 7293 pada 11.43 waktu Singapura.

Biasanya, permintaan minyak mentah anjlok di kuartal ketigaseiring dengan berakhirnya musim panas di AS dan sejumlah kilang minyak menutup kilang mereka untuk perawatan berkala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×