kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Persaingan ketat, saham ISAT masih layak beli


Senin, 18 September 2017 / 23:32 WIB
 Persaingan ketat, saham ISAT masih layak beli


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Saham PT Indosat Tbk (ISAT) masih layak dikoleksi meski persaingan bisnis telekomunikasi dan data makin ketat. Chandra Pasaribu, Analis Indo Premier Sekuritas mengatakan bahwa ISAT mampu mempertahankan monetisasi. 

Indosat terus memonetisasi data lewat headline tarif dan isi ulang voucher. Selain itu, arus kas ISAT positif sehingga operator telko ini dapat berinvestasi untuk mempertahankan pertumbuhan momentum.

Chandra mengatakan, ISAT memanfaatkan vendor pihak ketiga untuk operasi seperti pengadaan tenaga, sewa peralatan, dan menurunkan tarif sewa menara. Ini membantu ISAT untuk mempertahankan margin. Di sisi lain, kemajuan teknologi bisa membantu operator telekomunikasi ini menurunkan belanja modal.

"Meski tidak ada angka pastinya disebutkan, kami percaya bahwa belanja modal lebih efisien 30%-40%. Dua faktor ini akan menciptakan keseimbangan capex yang baik untuk menopang arus kas positif," kata Chandra dalam risetnya, Senin (18/9).

Chandra menyebutkan, jika Indosat bisa meningkatkan kehadirannya di luar Jawa dengan menawarkan harga kompetitif, maka bisa menciptakan arus pendapatan baru untuk perusahaan. Dia memperkirakan, Indosat bisa mengantongi pendapatan Rp 31,65 triliun dengan laba bersih Rp 1,83 triliun tahun ini. 

Chandra merekomendasikan beli saham ISAT dengan target harga Rp 8.200 per saham. Senin (18/9), saham ISAT ditutup naik 3,28% ke level Rp 6.300 per saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×