kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Perolehan kontrak baru Nusa Raya Cipta menyusut


Kamis, 16 Oktober 2014 / 15:15 WIB
Perolehan kontrak baru Nusa Raya Cipta menyusut
ILUSTRASI. 6 Alasan untuk Tidak Ragu Pakai Lipstik Merah.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) terkena dampak lesunya industri konstruksi sepanjang tahun ini. Anak usaha PT Surya Internusa Tbk (SSIA) ini mengalami penurunan perolehan kontrak baru jasa konstruksi.

Hingga penutupan kuartal ketiga tahun ini, kontrak baru yang diperoleh NRCA sebesar Rp 2,35 triliun. Padahal, periode yang sama tahun sebelumnya, perolehan kontrak baru perseroan telah melebihi angka Rp 3,1 triliun.

"Penurunan terjadi karena secara umum roda perekonomian melambat sehubungan dengan adanya oenyelenggaraan pemilu," tulis manajemen dalam keterangan resmi, Kamis (16/10).

Kendati demikian, manajemen tetap optimsitis dan belum memiliki rencana untuk merevisi target perolehan kontrak baru. Adapun target kontrak baru NRCA hingga akhir tahun nanti sebesar Rp 3,7 triliun. Dengan demikian, sejauh ini realisasi kontrak baru NRCA sebesar 63,5%.

Manajemen juga memastikan bahwa proyek unggulannya, yakni pembangunan infrastruktur Jalan Tol Cikampek-Palimanan sepanjang 116 km masih berjalan sesuai jadwal. Hingga September, progres pengerjaan proyeknya telah mencapai 60% dan angkanya akan berubah jadi 80% pada Desember mendatang. 

Sehingga, target tuntasnya proyek ini pada Juni 2015 bisa terealisasi dan segera beroperasi pada Agustus tahun depan. Proyek tersebut akan memberikan kontribusi yang cukup besar untuk laba bersih NRCA pada tahun 2014 yang diharapkan mencapai Rp 250 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×