kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.550   50,00   0,29%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Permintaan dollar naik, rupiah kembali melemah


Kamis, 29 Desember 2016 / 16:57 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah kembali mencatat pelemahan sebelum menutup tahun 2016. Permintaan dollar AS yang terus meningkat menjadi penyebab tergerusnya mata uang garuda.

Di Pasar Spot, Kamis (29/12) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah tipis 0,08% ke level Rp 13.471 dibanding sehari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia, rupiah tergerus 0,19% di Rp 13.473.

Rully Arya Wisnubroto, Analis Pasar Uang Bank Mandiri Tbk mengatakan, pelemahan rupiah cenderung tipis lantaran minimnya sentimen menjelang akhir tahun. Padahal, data ekonomi Amerika Serikat (AS) yakni pending home sales bulan November minus 2,5% atau melemah dari bulan sebelumnya di angka 0,1%. "Ada banyak permintaan dollar AS menjelang akhir tahun 2016," ujarnya.

Sementara dari dalam negeri, belum ada data maupun isu yang dapat menopang laju rupiah. Oleh karena itu, rupiah sulit bertahan dari tekanan dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×