kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Permintaan dollar naik, rupiah kembali melemah


Kamis, 29 Desember 2016 / 16:57 WIB
Permintaan dollar naik, rupiah kembali melemah


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah kembali mencatat pelemahan sebelum menutup tahun 2016. Permintaan dollar AS yang terus meningkat menjadi penyebab tergerusnya mata uang garuda.

Di Pasar Spot, Kamis (29/12) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah tipis 0,08% ke level Rp 13.471 dibanding sehari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia, rupiah tergerus 0,19% di Rp 13.473.

Rully Arya Wisnubroto, Analis Pasar Uang Bank Mandiri Tbk mengatakan, pelemahan rupiah cenderung tipis lantaran minimnya sentimen menjelang akhir tahun. Padahal, data ekonomi Amerika Serikat (AS) yakni pending home sales bulan November minus 2,5% atau melemah dari bulan sebelumnya di angka 0,1%. "Ada banyak permintaan dollar AS menjelang akhir tahun 2016," ujarnya.

Sementara dari dalam negeri, belum ada data maupun isu yang dapat menopang laju rupiah. Oleh karena itu, rupiah sulit bertahan dari tekanan dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×