kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.551   51,00   0,29%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Permintaan aset berisiko naik, rupiah terapresiasi


Rabu, 18 Juli 2012 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. gedung kantor cabang Bank Mestika


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Setelah mencatatkan pelemahan selama dua hari terakhir, sore ini (18/7), pergerakan rupiah mulai perkasa. Pada pukul 16.05, mata uang Garuda menguat 0,1% menjadi 9.450 per dollar AS.

Penguatan rupiah terjadi seiring spekulasi investor bahwa kebijakan strategis untuk menstimulasi ekonomi AS akan meningkatkan permintaan aset-aset berisiko.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pimpinan the Federal Reserve Ben S Bernanke menjelaskan, penentu kebijakan tengah mempelajari opsi kebijakan jika pertumbuhan ekonomi masih tetap lemah dan angka pengangguran tetap tinggi.

"Ada antisipasi yang besar terhadap stimulus dari the Fed. Hal ini mendongkrak arus dana yang mengalir ke mata uang emerging market termasuk rupiah," jelas Rully Nova, currency analyst PT Bank Himpunan Saudara 1906 di Jakarta. Dia menambahkan, tekanan terhadap rupiah masih besar seiring kecemasan mengenai masalah ekspor.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×