kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Perlindungan investor efek efektif mulai 2014


Jumat, 13 Desember 2013 / 12:55 WIB
Perlindungan investor efek efektif mulai 2014
ILUSTRASI. Surplus anggaran berpeluang berbalik menjadi defisit pada paruh kedua tahun ini seiring kenaikan belanja pemerintah.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tahun depan, PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI) mulai beroperasi efektif untuk melindungi aset efek investor.

Ini merupakan kelanjutan dari izin resmi operasional P3IEI yang telah dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) awal Oktober lalu.

Saat ini, P3IEI memiliki dana perlindungan pemodal yang berhasil dihimpun sebesar Rp 45 miliar. Dana itu berasal dari iuran awal yang dipungut dari Perantara Perdagangan Efek (PPE) yang mengadministrasikan rekening efek nasabah.

Besaran iurannya masing-masing Rp 100 juta untuk setiap PPE. Selain itu, dana perlindungan yang sudah dimiliki P3IEI juga diperoleh dari iuran keanggotaan tahunan. Pungutannya 0,001% dari rata-rata bulanan total nilai aset nasabah tahun sebelumnya.

"Tahun depan, kami targetkan angkanya bisa naik menjadi Rp 85 miliar," imbuh Yoyok Isharsaya, Direktur Utama P3IEI, (13/12).

Meski masih belum bersedia merinci targetnya, tapi Yoyok memastikan dana perlindungan yang dihimpun jauh lebih besar pada tahun 2016 mendatang. Pasalnya, tahun 2016 pelaksanaan keanggotaan bagi bank kustodian akan mulai ditetapkan.

Dia menambahkan, dana yang diperoleh saat ini salah satunya bersumber dari iuran yang diambil berdasarkan 20% efek yang ditransaksikan di bursa. "Sementara, aset berupa efek yang dititipkan di bank kustodian porsinya mencapai 80%," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×