kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pergerakan pasangan kurs GBP/USD menunggu hasil pemilu Inggris


Kamis, 12 Desember 2019 / 22:15 WIB
ILUSTRASI. 123/5000 Koin pound terlihat di depan uang kertas 100 dolar AS yang ditampilkan dalam ilustrasi gambar yang diambil pada 18 Januari 2017.


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan pasangan kurs GBP/USD di akhir pekan bakal didorong sentimen kuat dari pemilu Inggris. Mengutip Bloomberg, pada perdagangan Kamis (12/12) diketahui pasangan kurs poundsterling dan dollar AS bergerak turun 0,48% ke level 1.3133.

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan mengungkapkan, saat ini pasar tengah menanti hasil pemilu di Inggris. Nantinya, hasil poling tersebut bakal menjadi penentu apakah Inggris akan benar-benar keluar dari Uni Eropa (UE) dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan. 

Baca Juga: Hasil pemilu Inggris menjadi vitamin bagi poundsterling menghadapi yen Jepang

Yudi menjelaskan, jika pemilu berhasil dimenangkan oleh partai konservatif yang menaungi Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, maka akan menjadi amunisi bagi poundsterling untuk menguat, sekaligus mendorong pasangan GBP/USD untuk menghijau. Ini karena jalan untuk Brexit semakin jelas dan pasti bagi pasar.

"Tapi sebaliknya, kalau partai buruh yang mendominasi hasil poling maka peluang poundsterling untuk melemah cukup besar," jelasnya kepada Kontan, Kamis (12/12).

Di sisi lain, keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS/The Fed) untuk menahan suku bunga acuannya atau Fed Fund Rate (FFR) bisa bernada positif maupun negatif bagi dollar AS.

Baca Juga: Dolar AS menguat, Poundsterling diprediksi bakal semakin tertekan




TERBARU

[X]
×