kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pergerakan harga Ethereum dinilai bagai buah simalakama, kenapa?


Jumat, 23 Juli 2021 / 17:10 WIB
ILUSTRASI. Ethereum. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Tendi Mahadi

Menurut Gabriel, permasalahan ini seharusnya bisa diatasi lewat kehadiran ETH 2.0 yang bisa membuat tim pengembang untuk membuat batasan supply ETH atau mengurangi gas fee. Sayangnya, perkembangan ETH 2.0 masih seolah berjalan di tempat.

“Belum lama ini sempat ada perlawanan dari para miner jika ada pembatasan supply karena mereka sudah terlanjur menyiapkan alat-alat untuk mining yang tidak murah dari segi biaya. Belum lagi permasalahan teknis pada pengembangannya, ini bikin peluncuran ETH 2.0 menjadi belum jelas,” imbuh Gabriel.

Gabriel meyakini, peluncuran ETH 2.0 belum akan terjadi dalam waktu dekat. Sehingga bagi para investor yang tertarik untuk berinvestasi di ETH bisa mengamati situasi dan perkembangannya terlebih dahulu.

Berdasarkan hitungannya, saat ini ETH memiliki level support di US$ 1.717 dan level resistance di US$ 2.345.

Selanjutnya: ICDX sudah lengkapi segala persyaratan untuk menjadi bursa aset kripto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×