CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Performa Reksadana Saham Pinnacle Investment Ungguli Kinerja IHSG


Senin, 07 November 2022 / 21:10 WIB
ILUSTRASI. Performa Reksa Dana Saham Pinnacle Investment Ungguli Kinerja IHSG


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kinerja reksadana saham masih dalam tren positif sepanjang tahun ini. Merujuk data Infovesta Utama, reksadana saham terpantau tumbuh 4,15% secara year to date (ytd) dan 1,87% secara month on month (mom).

Performa reksadana saham hanya kalah dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG tumbuh 0,83% secara mom dan melanjutkan penguatan 7,86% secara ytd.

Presiden dan CEO PT Pinnacle Persada Investama Guntur Putra mengatakan, dari awal tahun hingga Oktober 2022 hampir seluruh reksadana saham berbasis saham dan juga reksadana Exchange Traded Fund (ETF) berbasis saham yang dikelola oleh Pinnacle Investment (PT Pinnacle Persada Investama) berhasil melampaui kinerja IHSG.

Tercatat ada tujuh reksadana saham dan ETF/indeks berbasis saham mencatatkan dobel digit return (di atas 10%) dan juga tiga diantaranya bahkan di atas 20%. 

Baca Juga: Mampu Ungguli IHSG, Intip Strategi Reksadana Saham Henan Asset

Salah satu flagship fund Pinnacle yakni Pinnacle Strategic Equity Fund menerapkan strategi kuantitatif dengan fokus pemilihan saham berkapitalisasi besar sehingga mencatatkan kinerja 11,31% per 31 Oktober 2022.

Guntur menjelaskan, meningkatnya kinerja karena strategi dengan menekankan pemilihan saham bukan berdasarkan sektor, namun berdasarkan berbagai faktor yakni harga, momentum, kualitas, dan volatilitas.

"Jadi kami menempatkan saham berdasarkan faktor-faktor yang memang terbukti menghasilkan alpha di pasar saham Indonesia dengan mengutamakan tingkat likuiditas yang tinggi dan market kapitalisasi pasar yang besar," terang Guntur kepada Kontan.co.id, Senin (7/11).

Guntur bilang, alasan menitikberatkan pada sisi faktor dibandingkan sektor merupakan respons kondisi tahun ini yang dipenuhi eksposur di sektor perbankan dan juga komoditas.

"Namun penempatan secara faktor bisa berubah dari sisi pembobotan dan secara strategi akan beradaptasi dan disesuaikan tergantung dari kondisi pasar," tambahnya.

Baca Juga: Imbal Hasil Unitlink Saham Mulai Menunjukkan Perbaikan

Guntur berharap bahwa pertumbuhan kinerja masih akan berlanjut hingga tutup tahun ini. Sebab, secara historikal kinerja IHSG mencatatkan kinerja positif sekitar 3% di akhir tahun.

Adapun Pinnacle Strategic Equity Fund juga konsisten mencatatkan kinerja positif rata-rata 4,56% di bulan Desember dalam 7 tahun terakhir.

"Jadi secara statistik masih ada potensial upside untuk kinerja reksadana berbasis saham kami di bulan Desember," pungkas Guntur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×