kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Perekonomian bagus, pemerintah perlu dorong IPO BUMN


Jumat, 07 Januari 2011 / 19:59 WIB


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pengamat ekonomi Aviliani berharap semakin banyak perusahaan berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melantai di bursa. Pasalnya, menurut Aviliani pertumbuhan ekonomi Indonesia terbilang bagus. Indikatornya, daya beli masyarakat Indonesia meningkat, tingkat konsumsi naik, rupiah menguat, dan BI mempertahankan suku bunga pada 6,5%.

"Harus banyak perusahaan baru yang mengembangkan usaha dan ini perlu dimotori oleh BUMN. Makanya, rencana IPO Garuda harus kita dukung," ujar Aviliani usai Seminar Garuda Jumat, (6/1).

Agar IPO maskapai udara plat merah itu tak mengalami polemik seperti yang terjadi pada PT Krakatau Steel, maka menurut Aviliani ada beberapa hal yang perlu menjadi catatan."Proses IPO harus transparan. Peraturan di pasar modal harus diperbaharui. Mungkin auto rejectionnya jangan terlalu tinggi. Harus ada batas atas. Kalau sekarang kan dalam dua hari saja kenaikan bisa dua kali lipat. Terakhir, masyarakat diharapkan berinvestasi jangka panjang sehingga tidak lagi berspekulasi,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×