kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Perdagangan perdana, saham Gaya Abadi Sempurna (SLIS) melonjak 69,57%


Senin, 07 Oktober 2019 / 10:37 WIB

Perdagangan perdana, saham Gaya Abadi Sempurna (SLIS) melonjak 69,57%
ILUSTRASI. Produk Motor Listrik SELIS


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen kendaraan listrik PT Gaya Abadi Sempurna Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (7/10). Pada perdagangan hari perdana, harga saham emiten berkode SLIS ini sempat melonjak 69,57 % ke Rp 195 per saham dari harga initial public offering (IPO) Rp 115 per saham.

Dengan begitu, saham SLIS itu otomatis terkena autoreject atas (ARA). Alasannya, kenaikan harga saham ini sudah melebihi ketentuan BEI yang menetapkan bahwa untuk rentang harga saham Rp 50-Rp 200 maka batas naik dan turun saham adalah lebih dari 35% dalam sehari.

Baca Juga: Gaya Abadi Sempurna (SLIS) menetapkan harga IPO sebesar Rp 115 per saham

Melalui IPO, emiten ke-39 yang melantai di BEI pada 2019 ini memperoleh dana segar hingga Rp 57,50 miliar. SLIS menawarkan 500 juta saham atau setara dengan 25% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Dalam pencatatan saham ini, SLIS menunjuk Investindo Nusantara Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Sementara itu, penjamin emisi efek terdiri dari Panca Global Sekuritas, Binaartha Sekuritas, dan Corpus Sekuritas Indonesia.

Dana hasil IPO ini sebanyak 35% akan digunakan untuk membeli bahan baku impor yang terdiri dari pembelian sparepart, komponen sepeda dan komponen elektronik. Kemudian, sebanyak 65% akan digunakan Perseroan untuk pinjaman kepada perusahaan anak.

Baca Juga: Masih ada 23 perusahaan yang antre IPO di BEI tahun ini, berikut daftarnya

Sebagai informasi, perusahaan ini didirikan pada  26 September 1996. Gaya Abadi Sempurna memproduksi sepeda listrik dan sepeda motor listrik bermerek Selis, serta lampu dan kipas angin Juara.

Perusahaan ini memiliki perusahaan anak bernama PT Juara Bike yang bergerak sebagai penyedia dan penjual kendaraan ramah lingkungan bersumber energi listrik.


Reporter: Nur Qolbi
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan


Close [X]
×