kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

Perang Timur Tengah Meluas, Rupiah Melemah ke Rp 16.872 per Dolar AS


Selasa, 03 Maret 2026 / 15:54 WIB
Perang Timur Tengah Meluas, Rupiah Melemah ke Rp 16.872 per Dolar AS


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (3/3/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,02% secara harian ke level Rp 16.872 per dolar AS.

Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,13% secara harian ke Rp 16.870 per dolar AS. 

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah masih dipengaruhi sentimen perang di Timur Tengah. Ia menyebut bahwa Perang udara AS dan Israel terhadap Iran meluas pada hari Senin dengan Israel menyerang Lebanon dan Iran membalas dengan serangan terhadap infrastruktur energi di negara-negara Teluk dan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz. 

“Kapal tanker dan kapal kontainer juga menghindari jalur air tersebut karena perusahaan asuransi telah membatalkan pertanggungan mereka untuk kapal-kapal tersebut,” ujar Ibrahim, Selasa (3/3/2026). 

Baca Juga: Meski Pendapatan Turun, Jasa Marga (JSMR) Jaga Laba Inti Stabil

Ibrahim bilang kekhawatiran tentang transit di jalur air tersebut meningkat setelah media Iran melaporkan bahwa seorang pejabat senior Garda Revolusi Iran mengatakan Selat Hormuz ditutup. Iran juga memperingatkan akan menembak kapal mana pun yang mencoba melewatinya. 

Adapun untuk besok, Ibrahim mengatakan pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh pernyataan pejabat The Fed mengenai arah kebijakan suku bunga.

Hari ini pasar akan memperhatikan pernyataan pejabat The Fed dengan Presiden Fed New York John Williams, Presiden Fed Kansas City Jeff Schmid, dan Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari dijadwalkan untuk berbicara. 

“Pernyataan yang cenderung agresif dari para pejabat Fed dapat memperkuat dolar AS,” kata Ibrahim. 

Ibrahim memproyeksikan rupiah pada Rabu (4/3/2026) bergerak fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.870 – Rp 16.910 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×