kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perang dagang reda, bursa Wall Street kembali cetak rekor tinggi


Sabtu, 21 Desember 2019 / 06:18 WIB
ILUSTRASI. Pohon Natal terlihat di luar gedung Bursa Efek New York. Bursa saham Wall Street kembali mencapai rekor penutupan tertinggi pada Jumat (20/12).


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

Belanja konsumen yang menjadi kunci pertumbuhan ekonomi AS dan fokus utama bagi investor, naik 0,4% pada November 2019. Ini menambah serangkaian data optimistis yang telah membantu meredam kekhawatiran resesi ekonomi AS, yang melanda pasar awal tahun ini.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai tertinggi dalam satu tahun. Sekitar 11,53 miliar saham berpindah tangan pada Jumat (20/12).

Baca Juga: U.S. lawmakers gift-wrap an impeachment impasse ahead of holiday break

Harga saham Nike Inc turun 1,2% setelah pembuat pakaian olahraga terbesar di dunia melaporkan pertumbuhan pendapatan yang lebih rendah dari perkiraan dari Amerika Utara.

Sementara harga saham emiten operator pelayaran yang dipimpin Carnival Corp melonjak 7,6% setelah memperkirakan laba tahun 2020 yang sebagian besar di atas perkiraan.

Di sisi lain, harga saham AS Steel Corp anjlok 10,8% setelah perusahaan itu memperkirakan kerugian kuartal keempat 2019 yang lebih besar dari perkiraan.

Baca Juga: Kanada minta AS tidak teken pakta dagang dengan China, ada apa?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×