kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Perang dagang dan kenaikan suku bunga menekan harga paladium


Rabu, 04 Juli 2018 / 22:02 WIB
ILUSTRASI. Platinum dan Paladium


Reporter: Michelle Clysia Sabandar | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selama semester pertama tahun 2018, paladium mengalami penurunan. Paladium bahkan sempat dikatakan sebagai komodtas logam industri yang paling terpuruk.

Mengutip Bloomberg, harga paladium di New York Exchange Merchantile (Nymex) per akhir Juni, ditutup pada US$ 943 per ons troi. Dalam enam bulan pertama ini, harga paladium menurun 9,76%.

Direktur Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, ada dua sentimen yang membuat harga paladium bisa menurun. Pertama kenaikan suku bunga acuan oleh bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve dan perang dagang antara AS dan China. "Dua sentimen ini memang mengambil peran utama semua harga komuditas turun termasuk paladium," ujar Ibrahim, Rabu (4/7).

Paladium juga sempat terkoreksi pada bulan Mei-Juni. Menurut Ibrahim, sangat wajar jika paladium jatuh disaat harga emas dan platinum jatuh seperti saat ini.

Jika perang dagang berakhir, ada kemungkinan paladium akan menguat kembali. Bisa saja paladium menguat namun kemungkinan penguatannya tidak akan terlalu tajam.

Ibrahim memprediksikan harga paladium akan naik dengan rentang US$ 935-US$ 990 per ons troi. Akhir tahun, ia memperkirakan paladium akan menutup harga disekitar di US$ 967 per ons troi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×