kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Perang AS-Israel vs Iran Berkobar, Begini Proyeksi Rupiah untuk Senin Besok (2/3)


Minggu, 01 Maret 2026 / 10:55 WIB
Perang AS-Israel vs Iran Berkobar, Begini Proyeksi Rupiah untuk Senin Besok (2/3)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (27/2/2026). Rupiah ditutup melemah 0,17% secara harian ke level Rp 16.787 per dolar AS.

Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia, rupiah juga melemah 0,12% secara harian ke Rp 16.779 per dolar AS. 

Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, serangan AS-Israel ke Iran berpotensi membuat pergerakan rupiah melemah. Serangan ini dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump tidak puas dengan pertemuan antara delegasi AS dan delegasi Iran terkait reaktor nuklir dan misil. 

“Ini kemungkinan besar dampaknya rupiah melemah,” ujar Ibrahim saat dikonfirmasi Kontan, Minggu (1/3/2026). 

Baca Juga: Konflik AS-Iran Picu Risk-Off, Analis Sarankan Cermati Saham-Saham Ini

Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS pada akhir pekan di tengah sentimen risk off di pasar ekuitas. Investor diperkirakan wait and see mengantisipasi serentetan data ekonomi penting Indonesia yang diantaranya data inflasi, data manufakturing dan data perdagangan, yang akan dirilis Senin.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat rupiah berpotensi menguat terbatas karena beberapa data AS, yang diperkirakan cenderung melemah. Sehingga sedikit meningkatkan kemungkinan pemotongan sebesar 50 bps dari the Fed di tahun 2026. 

Ibrahim memproyeksikan rupiah berpotensi menuju Rp 17.000 per dolar AS dalam sepekan kedepan. Adapun untuk Senin (2/3/2026), Ibrahim memproyeksikan rupiah bergerak fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.790 – Rp 16.820 per dolar AS.    

Lukman memperkirakan rupiah bergerak dikisaran Rp 16.700 – Rp 16.850 per dolar AS. Sedangkan Josua memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp 16.700 – Rp 16.800 per dolar AS.

Baca Juga: Gejolak Tarif AS dan Isu Iran Tekan Rupiah, Ini Proyeksinya Pekan Depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×