kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.043   43,00   0,24%
  • IDX 5.756   -184,81   -3,11%
  • KOMPAS100 759   -26,85   -3,42%
  • LQ45 573   -15,86   -2,69%
  • ISSI 199   -6,72   -3,26%
  • IDX30 326   -8,30   -2,49%
  • IDXHIDIV20 404   -7,92   -1,92%
  • IDX80 86   -2,82   -3,18%
  • IDXV30 110   -3,07   -2,71%
  • IDXQ30 105   -2,46   -2,28%

Penyebab harga SUN menajak kemarin


Rabu, 30 November 2016 / 11:02 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) di pasar sekunder pada perdagangan Selasa (29/11) menguat. Pemicunya, tren penurunan imbal hasil surat utang global.

Merujuk situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) per Selasa (29/11), rata-rata harga obligasi pemerintah (INDOBeX Government Clean Price) tumbuh 0,36% dibandingkan hari sebelumnya ke level 109,11.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra mengungkapkan, kenaikan harga obligasi negara pada perdagangan kemarin didorong oleh katalis positif dari eksternal. Yakni tren mengecilnya imbal hasil obligasi dunia. Sebab, pelaku pasar mulai berani mengoleksi instrumen yang lebih aman di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

"Adanya katalis positif dari eksternal tersebut dimanfaatkan investor untuk mengakumulasi Surat Berharga Negara di pasar domestik yang menawarkan tingkat imbal hasil yang cukup tinggi setelah koreksi harga dalam beberapa hari perdagangan," paparnya.

Kendati demikian, penguatan harga SUN kemarin terbatas. Maklum, investor asing belum membeli SUN secara agresif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×