kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.094   59,00   0,33%
  • IDX 6.161   -24,77   -0,40%
  • KOMPAS100 804   -2,79   -0,35%
  • LQ45 611   -1,60   -0,26%
  • ISSI 213   -0,86   -0,40%
  • IDX30 344   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 426   -1,57   -0,37%
  • IDX80 92   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,11   -0,10%
  • IDXQ30 110   -0,34   -0,31%

Penyebab harga SUN menajak kemarin


Rabu, 30 November 2016 / 11:02 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) di pasar sekunder pada perdagangan Selasa (29/11) menguat. Pemicunya, tren penurunan imbal hasil surat utang global.

Merujuk situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) per Selasa (29/11), rata-rata harga obligasi pemerintah (INDOBeX Government Clean Price) tumbuh 0,36% dibandingkan hari sebelumnya ke level 109,11.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra mengungkapkan, kenaikan harga obligasi negara pada perdagangan kemarin didorong oleh katalis positif dari eksternal. Yakni tren mengecilnya imbal hasil obligasi dunia. Sebab, pelaku pasar mulai berani mengoleksi instrumen yang lebih aman di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

"Adanya katalis positif dari eksternal tersebut dimanfaatkan investor untuk mengakumulasi Surat Berharga Negara di pasar domestik yang menawarkan tingkat imbal hasil yang cukup tinggi setelah koreksi harga dalam beberapa hari perdagangan," paparnya.

Kendati demikian, penguatan harga SUN kemarin terbatas. Maklum, investor asing belum membeli SUN secara agresif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×