kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Penjualan ritel turun, dollar aussie tumbang dari level tertinggi delapan bulan


Senin, 04 Juli 2011 / 11:33 WIB
ILUSTRASI. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas, | Editor: Dupla Kartini

SYDNEY. Dollar Australia (aussie) turun dari dekat level tertinggi delapan bulan terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Aussie tumbang setelah laporan pemerintah Australia menunjukkan data penjualan ritel dan ijin pembangunan rumah merosot di bulan Mei. Hal ini meredam permintaan untuk aset Negeri Kangguru itu.

Aussie turun ke level US$ 1,0728 pada pukul 11.45 a.m di Sydney, dari posisi US$ 1.0770 di New York pada 1 Juli lalu. Adapun, pada akhir pekan lalu, dollar Aussie sempat menyentuh US$ 1,0790, level tertingginya sejak 11 Mei. Sedangkan pada pukul 11.15, pairing (AUD/USA) sedikit menguat di 1,0751.

Kepala ekonom St. George Bank Ltd. Besa Deda menyebut, laporan tersebut mencerminkan melemahnya dukungan terhadap perekonomian, dan menambahkan pandangan kalau RBA (Bank Sentral Australia) akan menunda kenaikan suku bunganya di tahun mendatang.

Menurutnya, data penjualan ritel merupakan salah satu data ekonomi yang menggambarkan melunaknya perekonomian. "Penurunan penjualan ritel akan memicu penjualan dollar aussie di waktu mendatang," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×