kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.839   17,00   0,10%
  • IDX 6.102   -75,57   -1,22%
  • KOMPAS100 796   -12,14   -1,50%
  • LQ45 601   -8,17   -1,34%
  • ISSI 211   -1,68   -0,79%
  • IDX30 340   -4,72   -1,37%
  • IDXHIDIV20 417   -4,53   -1,08%
  • IDX80 90   -1,34   -1,46%
  • IDXV30 112   -0,55   -0,49%
  • IDXQ30 108   -1,67   -1,52%

Pengelola Jakarta Eye Center Nitrasanata Dharma (JECX) Gelar IPO Incar Rp 683 Miliar


Senin, 22 Juni 2026 / 10:02 WIB
Pengelola Jakarta Eye Center Nitrasanata Dharma (JECX) Gelar IPO Incar Rp 683 Miliar
ILUSTRASI. Pengelola jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics, PT Nitrasanata Dharma akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan skema IPO. ? (TRIBUN/HO)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pengelola jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics, PT Nitrasanata Dharma akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan skema penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). 

Melansir prospektus di Harian Kontan pada Senin (22/6), calon emiten dengan kode saham JECX ini menawarkan maksimal sekitar 487,98 juta saham. Ini setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor pasca IPO. 

Dalam aksi korporasi, JECX juga menawarkan 162,88 saham divestasi milik DR. Dr. Waldenius Girsang, SpM(K) yang mewakili 2% dari modal ditempatkan disetor pasca penawaran umum saham. 

Adapun saham baru dan saham divestasi tersebut akan ditawarkan dengan harga di kisaran Rp 1.200–Rp 1.400. Dengan demikian, JECX berpotensi meraup dana sebesar Rp 683,17 miliar. 

Baca Juga: IHSG Diprediksi Melemah pada Senin (22/6), Ini Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas

Di mana sekitar Rp 455,45 miliar merupakan dana hasil dari penawaran umum atas saham baru. Sementara sekitar Rp 227,72 miliar merupakan hasil penawaran umum atas saham divestasi. 

Bersamaan dengan IPO ini, JECX juga mengadakan program alokasi saham karyawan dengan mengalokasikan saham sebesar 2,29% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO atau setara dengan 11,16 juta. 

Dana dari pengeluaran saham baru dikurangi biaya emisi dan lainnya, akan digunakan untuk beberapa hal. Pertama, sebesar Rp 49 miliar untuk pembayaran lebih awal sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Kemudian sebesar Rp 100 miliar digunakan untuk pembayaran lebih awal kepada PT Bank HSBC Indonesia atas sebagian pokok pinjaman.

Baca Juga: Esa Medika Mandiri (EMMI) Incar Rp 269 Miliar Lewat IPO

Ketiga, Rp 185 miliar akan disalurkan kepada perusahaan anak. RIcannya, Rp 50 miliar untuk PT Nitra Sanata Bali, Rp 100 miliar disalurkan sebagai pinjaman pada PT Orbita dan Rp 35 miliar akan dijadikan pinjaman kepada PT JEC Candi Sejahtera. 

Sisanya akan digunakan untuk modal kerja, yaitu biaya-biaya yang sehubungan dengan kegiatan operasional sehari-hari yang akan digunakan secara bertahap maksimal sampai 31 Desember 2027. 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×