kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45885,11   -10,08   -1.13%
  • EMAS940.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.48%
  • RD.CAMPURAN -0.12%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.04%

Pendapatan Sri Rejeki Isman (SRIL) turun 3,83% pada semester I 2020


Jumat, 31 Juli 2020 / 07:29 WIB
Pendapatan Sri Rejeki Isman (SRIL) turun 3,83% pada semester I 2020
ILUSTRASI. Pabrik tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Produsen tekstil dan garmen terintegrasi PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex membukukan pendapatan US$ 608,23 juta pada semester 1-2020.

Perolehan ini lebih rendah 3,83% dibanding pendapatan periode sama tahun 2019 yang sebesar US$ 632,44 juta.

Merujuk laporan keuangan SRIL per Juni 2020 dan per Maret 2020, penurunan pendapatan lebih besar terjadi pada periode April-Juni. Pasalnya, total pendapatan Sritex pada triwulan kedua tahun ini turun 7,6% year on year (yoy), dari US$ 315,56 juta menjadi US$ 291,62 juta.

Baca Juga: Banjir impor tekstil kembali membayangi industri dalam negeri

Sementara itu, pendapatan Sritex pada triwulan pertama 2020 hanya terkoreksi 0,07% yoy, dari US$ 316,85 juta menjadi US$ 316,62 juta.

Penurunan pendapatan pada kuartal II-2020 ini disebabkan oleh penjualan di pasar ekspor yang merosot hingga 23,08% yoy menjadi US$ 143,51 juta dari sebelumnya US$ 186,58 juta.

Ini berbeda jauh dengan penjualan ekspor SRIL pada kuartal I-2020 yang hanya terkoreksi 1,04% yoy. Alhasil, secara kumulatif, penjualan ekspor SRIL sepanjang semester 1-2020 turun 11,93% yoy, dari US$ 377,7 juta menjadi US$ 332,65 juta.

Berdasarkan segmen regionalnya, penurunan penjualan ekspor Sritex sepanjang paruh pertama 2020 paling besar terjadi di wilayah Asia, yakni 14,31% yoy menjadi US$ 195,72 juta.

Baca Juga: Jangan ketinggalan! Hari ini jadwal cum dividen saham ROTI dan SRIL

Disusul Uni Emirat Arab dan Afrika yang terkoreksi 11,53% yoy menjadi US$ 34,95 juta, Eropa -10,17% yoy menjadi US$ 51,58 juta, dan Amerika Serikat -3,92% yoy menjadi US$ 49,34 juta. Sementara itu, ekspor ke Australia masih tumbuh 4,53% secara tahunan menjadi US$ 1,05 juta.

Meskipun begitu, penurunan penjualan ekspor ini masih dapat tertolong oleh penjualan SRIL di dalam negeri. Pasalnya, penjualan lokal Sritex pada periode April-Juni 2020 justru meningkat 14,8% yoy, dari US$ 129,02 juta menjadi US$ 148,11 juta. Padahal, pada kuartal I-2020, penjualan domestik hanya tumbuh 1,39% yoy menjadi US$ 127,48 juta.

Alhasil, secara kumulatif, penjualan lokal SRIL pada semester 1-2020 naik 8,18% yoy menjadi US$ 275,59 juta dari sebelumnya US$ 254,75 juta. Penjualan divisi kain jadi dan pakaian jadi menjadi pendorong kenaikan ini, sebab masing-masingnya meningkat 5,29% dan 36,8% secara tahunan.

Penurunan penjualan juga diiringi oleh terkoreksinya bottom line Sritex. Sepanjang paruh pertama tahun ini, laba bersih Sritex turun 7,98% yoy, dari US$ 54,16 juta menjadi US$ 49,84 juta. Lagi-lagi, penurunan ini lebih banyak disumbang oleh kinerja yang lebih rendah pada triwulan kedua 2020. Pasalnya, pada Januari-Maret laba bersih SRIL masih tumbuh +0,62% yoy tetapi tercatat -17,21% yoy pada periode April-Juni.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Maximizing Leadership Sukses Presentasi: Presentasi Online Yang Tidak Membosankan Batch 2

[X]
×