kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pendapatan Naik, Tapi Laba Tower Bersama Infrastructur (TBIG) Tertekan pada 2023


Kamis, 18 April 2024 / 05:35 WIB
Pendapatan Naik, Tapi Laba Tower Bersama Infrastructur (TBIG) Tertekan pada 2023
ILUSTRASI. Pekerja melakukan perawatan menara (tower) telekomunikasi milik PT Tower Bersama Infrastructure Tbk di kawasan Ubud, Gianyar, Bali, Rabu (27/7/2022). Pendapatan Naik, Tapi Laba Tower Bersama Infrastructur (TBIG) Tertekan pada 2023


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan selama 2023. Kendati begitu, laba bersih emiten menara telekomunikasi ini masih tertekan. 

Melansir laporan keuangan tahun buku 2023, TBIG meraup pendapatan sebesar Rp 6,64 triliun. Raihan ini meningkat 1,78% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 6,52 triliun di 2022.

Segmen menara telekomunikasi berkontribusi sebesar Rp 6,27 triliun atau sebesar 94,51% dari total pendapatan TBIG. Pos pendapatan ini terpantau turun 1,96% YoY dari Rp 6,46 triliun. 

Baca Juga: Mitratel (MTEL) Jadi Penghuni Baru Indeks LQ 45, Ini Efek ke Sahamnya

Namun pendapatan dari serat optik TBIG mengalami lonjakan signifikan sebesar 640,11% secara tahunan menjadi Rp 261,53 miliar. Kemudian properti investasi TBIG berkontribusi Rp 389 juta. 

Di sisi lain, beban pokok pendapatan TBIG terpantau meningkat 6,68% secara tahunan menjadi Rp 1,9 triliun. Beban usaha TBIG juga naik 9,94% YoY menjadi Rp 504,171 miliar. 

 

Dari sisi bottom line, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 1,56 triliun, yang terkoreksi 4,72% secara tahunan dari Rp 1,63 triliun. 

Baca Juga: Bersama Digital Infrastructure Asia Borong 1 Miliar Saham TBIG Senilai Rp 2,3 Triliun

Di samping itu, total aset TBIG mencapai Rp 46,96 triliun per 31 Desember 2023. Jumlah tersebut meningkat 8,87% secara tahunan dari Rp 43,13 triliun per 31 Desember 2022. 

Di periode yang sama, total liabilitas TBIG juga ikut meningkat 7,40% menjadi Rp 34,60 triliun per 31 Desember 2023. Kemudian ekuitas TBIG juga naik 13,19% YoY menjadi Rp 12,38 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×