kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pendapatan Naik, Laba Bersih Trans Power Marine (TPMA) Melesat 52% di Semester I-2023


Kamis, 27 Juli 2023 / 15:25 WIB
Pendapatan Naik, Laba Bersih Trans Power Marine (TPMA) Melesat 52% di Semester I-2023
ILUSTRASI. PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) cetak kinerja cemerlang di semester I-2023


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) berhasil cetak kinerja cemerlang di sepanjang semester I-2023. Emiten yang bergerak dalam bidang penyediaan jasa pengiriman ini berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar US$ 32,42 juta.

Merujuk laporan keuangan per 30 Juni 2023, TPMA membukukan pendapatan bersih usaha US$ 32,42 juta. Nilai tersebut tumbuh 11,31% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari pendapatan di semester I-2022 yang sebesar US$ 28,76 juta.

Kenaikan pendapatan membuat laba bersih TPMA melonjak menjadi US$ 9,07 juta di semester I-2023. Jumlah itu melonjak 52,95% dibanding laba bersih perusahaan di paruh pertama 2022 yang hanya US$ 5,93 juta.

Keberhasilan perusahaan cetak lonjakan laba bersih tak lepas dari beban langsung TPMA yang hanya naik 6,39% secara tahunan menjadi US$ 21,10 juta. Pada semester I-2022, beban pokok penjualan mencapai US$ 19,75 juta.

Baca Juga: Trans Power Marine (TPMA) Yakin Target Pendapatan Akan Tercapai, Ini Alasannya

Hal tersebut membuat laba bruto TPMA naik 25,78% menjadi US$ 11,32 juta di semester I-2023. Asal tahu saja, pada semester I-2022, laba bruto TPMA sebsar US$ 9 juta.

Di sisi lain, liabilitas TPMA per 30 Juni 2023 mencapai US$ 23,65 juta. Sementara itu, ekuitas TPMA tercatat sebesar US$ 87,11 juta per 30 Juni 2023.

Saat ini, TPMA memiliki 38 unit kapal tunda, lalu 33 unit kapal tongkang, dan 3 crane barge. Merujuk pada rencana awal, emiten tersebut berencana membeli 5 set kapal plus 20 set kapal untuk anak usahanya, yakni PT Trans Logistik Perkasa. Total belanja modal yang disiapkan untuk kebutuhan ini sekitar US$ 40 juta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×