kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Pendapatan Naik 2,43%, Mitratel (MTEL) Kantongi Laba Bersih Rp 2,1 Triliun di 2025


Jumat, 03 April 2026 / 18:47 WIB
Pendapatan Naik 2,43%, Mitratel (MTEL) Kantongi Laba Bersih Rp 2,1 Triliun di 2025
ILUSTRASI. RUPS Dayamitra Telekomunikasi (MTEL) Kembali Tunjuk Theodorus Ardi Hartoko sebagai Direktur Utama (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten infrastruktur telekomunikasi pelat merah, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) alias Mitratel berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja di sepanjang 2025. 

Melansir laporan keuangan tahun buku 2025, MTEL meraup pendapatan sebesar Rp 9,53 triliun. Ini tumbuh 2,43% secara tahunan dari Rp 9,30 triliun di 2024. 

Rinciannya, sewa menara telekomunikasi menyumbang Rp 8,83 triliun dan segmen jasa konstruksi mencapai Rp 671,16 miliar. Terakhir jasa dan sewa listrik berkontribusi Rp 29,99 miliar. 

Baca Juga: Bidik Peningkatan Transaksi, KISI Tawarkan Bunga Margin 3%

Secara operasional, entitas usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ini membukukan laba usaha senilai Rp 4,15 triliun di sepanjang 2025 atau turun 0,62% YoY dari Rp 4,17 triliun. 

Meski begitu, laba tahun berjalan Mitratel masih mampu tumbuh 0,55% secara tahunan dari Rp 2,10 triliun di 2024 menjadi Rp 2,11 triliun di sepanjang 2025. 

Per 31 Desember 2025, MTEL tercatat memiliki total aset sebesar Rp 58,35 triliun. Sementara itu, total liabilitas dan ekuitas Mitratel secara akumulasi mencapai Rp 28,35 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×