kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.877   52,00   0,29%
  • IDX 6.476   74,04   1,16%
  • KOMPAS100 837   7,58   0,91%
  • LQ45 637   4,60   0,73%
  • ISSI 227   4,91   2,21%
  • IDX30 356   2,48   0,70%
  • IDXHIDIV20 433   3,19   0,74%
  • IDX80 96   0,79   0,83%
  • IDXV30 120   1,52   1,28%
  • IDXQ30 113   0,90   0,80%

Pendapatan Itama Ranoraya (IRRA) melonjak 754% di kuartal I 2021


Selasa, 20 April 2021 / 07:05 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) mencetak kinerja ciamik di kuartal pertama tahun ini. Emiten bidang perdagangan besar alat laboratorium, farmasi, dan kedokteran ini meraup pendapatan Rp 228,16 miliar pada periode Januari-Maret 2021.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Senin (19/4), pendapatan IRRA ini melesat 754% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 26,71 miliar. Itama Ranoraya mencatat penjualan lebih dari 10% total pendapatan pada tiga pihak.

Porsi penjualan terbesar adalah pada PT Sinergi Utama Sejahtera sebesar 20,59% dari total penjualan. Penjualan ke PT Tawada Healthcare sebesar 17,38% dari total pendapatan. Sedangkan penjualan ke PT Indofarma Global Medika mencapai 12,81% dari total pendapatan.

Lonjakan pendapatan inilah yang menjadi penopang kenaikan laba bersih IRRA. Laba setelah pajak emiten yang mencatatkan saham di BEI pada 15 Oktober 2019 ini mencapai Rp 20,91 miliar. Laba IRRA melesat 846% jika dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu yang sebesar Rp 2,21 miliar.

Baca Juga: Itama Ranoraya (IRRA) siapkan dua agenda besar untuk tingkatkan kinerja bisnis

Meski pendapatan melesat, arus kas Itama Ranoraya dari aktivitas operasi justru minus Rp 204,87 miliar. Ini karena pembayaran kepada pemasok yang mencapai Rp 419,97 miliar lebih tinggi daripada penerimaan kas dari pelanggan yang sebesar Rp 213,79 miliar. Sementara piutang usaha pihak ketiga IRRA mencapai Rp 248,65 miliar.

 

Pada akhir Maret 2021, total aset IRRA mencapai Rp 728,74 miliar. Total aset ini melesat 36,14% dari posisi akhir Desember 2020 yang sebesar Rp 535,27 miliar. 

Lonjakan aset ini terutama berasal dari kenaikan persediaan yang sebesar 18 kali lipat menjadi Rp 363,16 miliar dari tiga bulan sebelumnya yang hanya Rp 20,15 miliar.

Kemarin, harga saham IRRA melonjak 16,56% menjadi Rp 1.865 per saham.

Baca Juga: PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) Mengincar Pertumbuhan Kinerja 80%-100% Tahun Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×