kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pendapatan Indofood turun 1,1% menjadi Rp 17,63 triliun di kuartal 1-2018


Senin, 30 April 2018 / 07:39 WIB
ILUSTRASI. Pertumbuhan industri makanan dan minuman


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri, Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat penurunan pendapatan sepanjang kuartal pertama tahun ini. Penjualan bersih INDF turun 1,1% menjadi Rp 17,63 triliun pada periode Januari-Maret 2018.

Kontribusi penjualan terbesar berasal dari kelompok usaha strategis produk konsumen bermerek sebesar 54%, disusul Bogasari 22%, agribisnis 15% dan distribusi 9% terhadap total pendapatan bersih INDF.

"Di awal tahun, kondisi pasar masih tetap menantang. Harga CPO tertekan dan tingkat permintaan konsumen juga belum menunjukkan pemulihan secara signifikan," kata Anthoni Salim, Direktur Utama dan CEO Indofood dalam siaran pers, Senin (30/4).

Di kuartal pertama tahun ini, laba usaha INDF sebesar Rp 2,48 triliun. Sedangkan margin laba usaha naik menjadi 14,1% ketimbang periode yang sama tahun lalu 13,9%.

Meski pendapatan turun, laba INDF di kuartal pertama naik 1,1% menjadi Rp 1,19 triliun ketimbang kuartal pertama tahun lalu sebesar Rp 1,18 triliun. Margin laba bersih INDF pun naik tipis menjadi 6,7% dari sebelumnya 6,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×