kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pendapatan dan Laba Bersih Adaro Andalan Indonesia (AADI) Menyusut di Kuartal I-2026


Senin, 04 Mei 2026 / 13:32 WIB
Pendapatan dan Laba Bersih Adaro Andalan Indonesia (AADI) Menyusut di Kuartal I-2026
ILUSTRASI. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk AADI (KONTAN/AADI)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) membukukan kinerja keuangan yang kurang memuaskan dalam tiga bulan pertama tahun 2026.

Mengutip laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan usaha AADI terkoreksi 10,34% year on year (yoy) menjadi US$ 1,04 miliar pada kuartal I-2026. Sedangkan pada kuartal I-2026, pendapatan usaha AADI tercatat sebesar US$ 1,16 miliar.

Mayoritas pendapatan usaha AADI berasal dari segmen pertambangan dan perdagangan batubara sebanyak US$ 988,36 juta pada kuartal I-2026 atau berkurang 11,29% yoy dibandingkan periode sebelumnya yakni US$ 1,11 miliar. AADI juga memperoleh pendapatan dari segmen logistik senilai US$ 134,04 juta pada kuartal I-2026, atau tumbuh 2,20% yoy dari sebelumnya yakni US$ 131,15 juta.

Baca Juga: Adaro Andalan Indonesia (AADI) Siap Buyback Saham Rp 5 Triliun

Segmen lain-lain menyumbang pendapatan sebanyak US$ 17,04 juta pada kuartal I-2026, atau menurun 4,96% yoy dibandingkan periode sebelumnya yakni US$ 17,93 juta. Total pendapatan tersebut kemudian dikurangi oleh eliminasi sebesar US$ 95,25 juta.

Bersamaan dengan itu, beban pokok pendapatan AADI berkurang 3,72% yoy menjadi US$ 786,64 juta pada kuartal I-2026, dari sebelumnya US$ 817,03 juta. Hasil ini membuat AADI mengantongi laba bruto sebanyak US$ 257,55 juta pada kuartal I-2026 atau menyusut 25,87% yoy dibandingkan laba bruto kuartal I-2025 yaitu US$ 347,41 juta.

AADI turut memperoleh laba sebelum pajak penghasilan sebesar US$ 208,44 juta pada kuartal I-2026, atau lebih besar 25,64% yoy dibandingkan periode sebelumnya yakni US$ 280,30 juta.

Baca Juga: AADI Bakal Divestasi Aset Tambang di Australia Bernilai Jumbo, Simak Rekomendasinya

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk AADI juga menurun 27,02% dari US$ 196 juta pada kuartal I-2025 menjadi US$ 143,04 juta pada kuartal I-2026.

Hingga akhir kuartal I-2026, total aset yang dimiliki AADI mencapai US$ 5,78 miliar atau meningkat 1,23% dibandingkan total aset perusahaan pada akhir 2025 yakni US$ 5,71 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×