kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Penawaran Lelang SUN 14 Februari Hampir Rp 56 Triliun, Ini Catatan dari DJPRR


Selasa, 14 Februari 2023 / 19:21 WIB
Penawaran Lelang SUN 14 Februari Hampir Rp 56 Triliun, Ini Catatan dari DJPRR
ILUSTRASI. Penawaran masuk pada lelang SUN mencapai hampir Rp 56 triliun.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penawaran dalam lelang surat utang negara (SUN) hari ini (14/2) terpantau cukup ramai. Penawaran masuk pada lelang SUN mencapai hampir Rp 56 triliun.

Dalam lelang SUN hari ini, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatatkan total penawaran yang masuk pada lelang SUN adalah Rp 55,98 triliun. Tapi, penawaran masuk lelang hari ini lebih rendah ketimbang Rp 67,08 triliun.

Pemerintah menyerap Rp 20 triliun dalam lelang hari ini. Angka tersebut juga di bawah target minimum yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp 23 triliun. Jumlah yang dimenangkan ini pun lebih rendah ketimbang lelang dua pekan lalu yang juga mencapai Rp 23 triliun.

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jendral Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Deni Ridwan mengatakan, minat investor masih solid pada lelang SUN hari ini. Hal itu tercermin dari incoming bids (penawaran) sebesar Rp 55,98 triliun atau 2,43 kali dari target indikatif yang telah diumumkan sebelumnya.

Baca Juga: Hasil Lelang SUN 14 Februari Turun, Ini Penyebabnya

Menurut Deni, hal itu didorong sikap optimis investor atas membaiknya perekonomian global setelah pengumuman kenaikan suku bunga acuan AS pada awal Februari 2023.

“Kondisi itu juga diperkuat data ekonomi domestik yang positif, seperti rilis pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar 5,31% (yoy) serta naiknya cadangan devisa Januari menjadi US$ 139,4 miliar dari US$ 137,2 miliar pada Desember 2022,” ujar Deni kepada Kontan.co.id, Selasa (14/2).

Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp 20 triliun pada lelang hari ini dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, capaian penjualan SBR012-T2 dan SBR012-T4 sebesar Rp22,18 triliun (melebihi dari target sebesar Rp 15 triliun), dan kondisi kas negara terkini.

Baca Juga: Inverted Yield Curve Terjadi di US Treasury, Pasar Obligasi Indonesia Bisa Bergejolak

Deni mengatakan, permintaan investor masih dominan pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun. Jumlah incoming bids atawa penawaran masuk dan awarded bids alias jumlah yang dimenangkan masing-masing sebesar 72,45% dari total incoming bids dan 73,0% dari total awarded bids.

Incoming bids terbesar adalah pada tenor 10 tahun yaitu Rp 24,35 triliun (43,5% dari total incoming bids) dan dimenangkan sebesar Rp 9,65 triliun (48,0% dari total awarded bids),” ungkapnya.

Aliran dana asing pada lelang SUN terus berlanjut, ditandai dengan penawaran masuk sebesar Rp 6,55 triliun. Penawaran masuk dari investor asing tersebut mayoritas pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun, yaitu Rp 5,45 triliun atau 88,61% dari total penawaran masuk investor asing.

“Jumlah yang dimenangkan sebesar Rp 2,48 triliun atau 12,4% dari total jumlah yang dimenangkan,” papar Deni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×