kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Penambahan Rp 405 triliun di APBN untuk tangani Covid-19 belum mampu ungkit IHSG


Rabu, 01 April 2020 / 19:21 WIB
Penambahan Rp 405 triliun di APBN untuk tangani Covid-19 belum mampu ungkit IHSG
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (31/3/2020). IHSG sukses membukukan rebound dan mengakhiri pergerakannya pada perdagangan hari Selasa (31/3/


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah mengucurkan dana tambahan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp 405,1 triliun. Berdasar catatan Kontan, dan tersebut akan dimanfaatkan untuk menangani efek dari pendemi Covid-19.

Penambahan anggaran APBN itu dimuat dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 1/2020 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo, Selasa (31/3).

Baca Juga: IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan Kamis (2/4)

Pemerintah akan memanfaatkan dana tersebut untuk penanganan kesehatan dan jaringan pengaman sosial.

Analis Oso Sekuritas Sukarno Alatas menyebutkan, sentimen tersebut hanya akan memengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara sesaat. Buktinya, ia menambahkan, perdagangan hari ini ditutup melemah kembali ke level 4.466,301, terkoreksi 72,893 poin atau 1,61%.

"Saya lihat sepertinya IHSG sudah merespons kenaikan kemarin dan hari ini. Di sesi II IHSG sudah turun lagi. Artinya hanya bersifat jangka pendek," jelas Sukarno kepada Kontan.co.id, Rabu (1/4).

Baca Juga: 10 saham berkapitalisasi besar ini jadi pemberat IHSG di kuartal I 2020

Stimulus yang diberikan oleh pemerintah belum mampu mengerek IHSG karena pasar masih menunggu perkembangan dari kasus Covid-19.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×