kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pemilik BBCA crossing saham Rp 3,2 triliun


Jumat, 31 Oktober 2014 / 07:24 WIB
ILUSTRASI. Pembangunan hunian pada salah satu kompleks perumahan di Tangerang Selatan, Selasa (11/10/2022). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Issa Almawadi, Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Perdagangan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kemarin (30/10) diwarnai aksi tutup sendiri alias crossing saham. Aksi ini difasilitasi Kim Eng Securities sebagai broker pembeli dan Credit Suisse sebagai penjual.

Transaksi crossing saham di pasar negosiasi ini dilakukan sekali dengan volume 250 juta saham. Adapun harga transaksinya adalah Rp 12.800 atau 1,56% lebih rendah dari harga penutupan kemarin senilai Rp 13.000 per saham. Dus, total transaksinya mencapai Rp 3,2 triliun.

Direktur Utama BBCA Jahja Setiaatmadja mengaku belum mengetahui transaksi ini. Manajemen BCA juga belum bisa memberikan tanggapan. "Yang jelas bukan saham saya," ujar dia, kemarin. Jahja merupakan salah satu pemegang saham dengan kepemilikan kurang dari 1%. Adapun pemegang saham mayoritas adalah Farindo Investments (Mauritius) Ltd sebesar 47,15% dan publik menguasai 50,83% saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×