kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah kembali gelar lelang SUN besok, berikut tujuh seri yang ditawarkan


Senin, 06 Mei 2019 / 09:02 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan kembali melaksanakan lelang Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan Selasa (7/6) besok. Dalam lelang kali ini, pemerintah memasang target indikatif sebesar Rp 15 triliun dan target maksimal sebesar Rp 30 triliun.

Berdasarkan keterangan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu, terdapat 7 seri SUN yang akan ditawarkan pada lelang nanti. Di antaranya adalah SPN03190808, SPN12200508, FR0077, FR0078, FR0068, FR0079, dan FR0076.

Seri SPN03190808 merupakan seri terbaru yang belum pernah diikutsertakan dalam lelang sebelumnya. Seri yang jatuh tempo pada 8 Agustus 2019 tersebut menawarkan tingkat kupon dengan sistem diskonto.

Seri SPN12200508 juga menawarkan tingkat kupon secara diskonto dengan waktu jatuh tempo pada 8 Mei 2020.

Seri FR0077 menawarkan tingkat kupon sebesar 8,125% dengan waktu jatuh tempo pada 15 Mei 2024. Seri FR0078 menawarkan tingkat kupon sebesar 8,25% dengan waktu jatuh tempo pada 15 Mei 2029. Seri FR0068 menawarkan tingkat kupon sebesar 8,375% dengan waktu jatuh tempo pada 15 Maret 2034.

Seri FR0079 menawarkan tingkat kupon sebesar 8,375% dengan waktu jatuh tempo pada 15 April 2039. Terakhir, seri FR0076 menawarkan tingkat kupon sebesar 7,375% dengan waktu jatuh tempo pada 15 Mei 2048.

Sebagai tambahan, dalam lelang SUN sebelumnya pada 23 April lalu, pemerintah menyerap dana senilai Rp 23,40 triliun dari nilai penawaran yang masuk sebanyak Rp 41,76 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×