kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah Dorong BUMN Gunakan Kendaraan Listrik, Berikut Emiten yang Diuntungkan


Rabu, 14 September 2022 / 15:28 WIB
Suasana booth Daihatsu pada hari kedua pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (12/8/2022). Pemerintdah Dorong BUMN Gunakan Kendaraan Listrik, Berikut Emiten yang Diuntungkan


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

Sebagai informasi, ASII yang berada di tingkat wholesale mayoritas masih memegang merek Jepang yang belum memasuki kendaraan listrik terutama di Indonesia. Salah satu kendaraan listrik yang didistribusikan ASII adalah mobil listrik Lexus melalui PT Toyota Astra Motor.

Akan tetapi, penjualan Lexus tergolong kecil, yakni di kisaran 100 unit per bulan dan pangsa pasarnya  minor. CKD mobil Lexus di Indonesia juga belum ada.

"Mungkin aja ada beberapa direksi bumn menggunakan Lexus EV, namun jumlahnya kemungkinan tidak banyak/material terhadap penjualan otomotif ASII," ucap Robertus.

Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Berpotensi Mengerek Bisnis Gaya Abadi Sempurna (SLIS)

Sementara itu, Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya tetap mengunggulkan ASII karena menyediakan kendaraan roda empat kelas premium. Kebijakan Menteri BUMN untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik diyakini akan menambah pendapatan ASII.

"Jika ada langkah nyata dalam jangka pendek ini dan programnya berkelanjutan maka akan jadi sentimen positif jangka panjang," kata Cheril. Ia merekomendasikan ASII dengan target harga Rp 7.700 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×