kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Pemerintah belum terima laporan rencana IPO Pertamina Hulu Energi


Jumat, 04 Februari 2011 / 07:10 WIB
ILUSTRASI. Jokowi pidato di sidang bersama DPD-DPR RI


Reporter: Didik Purwanto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hingga saat ini, pemerintah belum juga menerima laporan niatan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) untuk melakukan initial public offering (IPO) di tahun ini. Padahal, PHE sudah mengajukan ijin ke DPR pada Juni tahun lalu.

Menteri BUMN Mustafa Abubakar menilai, PHE masih melakukan kajian internal terhadap aksi korporasinya tersebut. "Mereka belum lapor ke saya," ungkap Mustafa, Rabu (2/2).

Berdasarkan catatan KONTAN, PHE berencana melakukan IPO di tahun ini. Melalui IPO tersebut, Pertamina menargetkan bisa mendapatkan dana Rp 10 triliun untuk ekspansi bisnis di dalam dan luar negeri.

Belum diketahui lebih lanjut mengenai besaran saham yang bakal dilepas nantinya. Sebab, PHE masih menunggu keputusan dari PT Pertamina (Persero) sebagai pemegang saham. "Kami ingin melepas saham 10% saja untuk IPO ini," kata Direktur Keuangan PT Pertamina Hulu Energi Hemzairil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×