kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pelemahan rupiah mendorong kenaikan yield SUN naik hingga 8%


Kamis, 28 Juni 2018 / 14:42 WIB
ILUSTRASI. bursa saham; ihsg; bursa efek indonesia


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan rupiah yang cukup dalam pada Kamis (28/6) berpotensi mendorong yield Surat Utang Negara (SUN) naik hingga 8%.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di Rp 14.325 per dollar AS pada pukul 14.09 WIB hari ini.

Ahmad Mikail Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan, per Senin (25/6) malam yield US Tresury jangka menengah 10 tahun dan panjang 30 tahun cenderung turun sebesar 3 basis poin (bps) dan 6 bps ke level 2,82% dan 2,97%.

Turunnya yield US Treasury tidak bisa diikuti yield SUN untuk juga turun. Mikail memperkirakan yield SUN bergerak naik karena jelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).

"Kecenderungan turunnya yield US Treasury dibatasi oleh pelemahan rupiah yang diperkirakan juga mendorong kenaikan yield SUN 10 tahun," kata Mikail dalam risetnya, Kamis (28/6).

Mikail memproyeksikan yield SUN bergerak di rentang 7,72% hingga 8,0% pada perdagangan hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×