kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pelemahan rupiah bisa bikin lelang SUN sepi


Senin, 21 Mei 2018 / 10:25 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah raup 12 triliun dari Lelang SUN


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang tetap melemah meski pemerintah sudah menaikkan tingkat suku bunga, jadi katalis negatif bagi lelang Surat Utang Negara (SUN), Selasa (22/5).

I Made Adi Saputra Analis Fixed Income MNC Sekuritas mengatakan, pelemahan rupiah berpengaruh pada keyakinan investor asing untuk masuk dalam lelang SUN. "Investor jadi melihat gimana yield ke depan kalau rupiah melemah, ditambah faktor eksternal juga masih menekan rupiah," kata Made, Jumat (18/5).

Made mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi menaikkan yield dan membuat harga SUN turun. Made memperkirakan jumlah penawaran yang masuk dalam lelang SUN selanjutnya, sebesar Rp 10 triliun hingga Rp 20 triliun.

Jika lelang berhasil meneriman banyak penawaran yang masuk, artinya investor sedang berburu yield yang lebih tinggi tertutama pada seri tenor panjang. Melihat likuiditas di perbankan yang masih lebih dari Rp 100 triliun, Made memproyeksikan lelang SUN seharusnya bisa berlangsung sukses.

Sebaliknya jika target penawaran yang masuk rendah, itu berarti investor takut akan kemungkinan nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×