kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.169   16,00   0,09%
  • IDX 4.963   -133,77   -2,62%
  • KOMPAS100 638   -18,80   -2,86%
  • LQ45 505   -12,97   -2,50%
  • ISSI 165   -4,78   -2,81%
  • IDX30 284   -7,46   -2,56%
  • IDXHIDIV20 382   -9,56   -2,44%
  • IDX80 74   -2,11   -2,78%
  • IDXV30 106   -2,70   -2,48%
  • IDXQ30 95   -2,41   -2,48%

Pelemahan dollar AS dorong penguatan euro


Senin, 23 Januari 2017 / 22:09 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 ternyata tidak diterima positif oleh pasar. Akibat pidato pelantikan yang cenderung proteksionis akhirnya indeks dollar AS justru terus mengalami pelemahan. Kini, grenback pun tak berdaya dihadapan euro.

Mengutip Bloomberg, Senin (23/1) pukul 19.43 wib pasangan mata uang EUR/USD tercatat menguat 0,36% ke level 1,0742 dibanding hari sebelumnya.

Mencermati penguatan ini, Nizar Hilmy menyebut pelemahan dollar AS terjadi karena kekhawatiran pasar terhadap kebijakan Trump yang perfeksionis. Dalam pidato pelantikannya, politikus partai Republik itu cenderung memberikan pernyataan yang minim penjelasan dan hanya menegaskan kalau ia akan memprioritaskan seluruhnya untuk warga AS.

“Dia malah mau keluar dari perjanjian ekrja sama perdagangan Trans Pacific Partnership (TPP),” terangnya kepada KONTAN, Senin (23/1).

Menurut Nizar kebijakan yang perfeksionis itulah yang akhirnya membuat dollar tersungkur. Dalam perdagangan hari ini indeks dollar AS sempat menyentuh level 100,41. Padahal bulan lalu indeks sempat mencatatkan level tertingginya.

Ia menebak penguatan tersebut masih akan berlanjut dalam perdangan besok (24/1). Pergerakan pasangan EUR/USD akan menanti pernyataan Gubernur Bank Sentral Eropa Mario Draghi. Kalau pernyataanya positif, bisa jadi penguatan euro terhadap dollar AS akan semakin kokoh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×