kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45936,49   -8,95   -0.95%
  • EMAS1.027.000 -0,19%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Pasokan Melimpah, Harga Gas Alam Masih Akan Tertekan


Kamis, 13 Oktober 2022 / 15:46 WIB
Pasokan Melimpah, Harga Gas Alam Masih Akan Tertekan
ILUSTRASI. Meski naik, harga gas alam diperkirakan bakal tertekan kembali. Tekanan harga gas alam itu akibat tingginya pasokan gas alam.


Reporter: Aris Nurjani | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski naik, harga gas alam diperkirakan bakal tertekan kembali. Tekanan harga gas alam itu akibat tingginya pasokan gas alam.

Mengutip Barchart, Kamis (13/10) pukul 15.08 WIB, harga gas alam kontrak November 2022 berada di level US$ 6,55 per mmbtu atau naik 1,82%. Sementara selama sepekan turun 6,41%

Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, stok gas alam di negara Eropa sudah mendekati maksimal. Sisi lain, permintaan tidak meningkat lantaran di Eropa maupun Amerika Utara, cuaca lebih hangat dari perkiraan.

"Aliran gas alam ke Eropa berada pada tingkat musiman tertinggi setidaknya sejak 2016, oleh pengiriman dari AS dan Qatar. Dari AS, output tetap pada tingkat rekor," jelas Lika.

Baca Juga: IMF dan Bank Dunia Kompak Peringatkan Risiko Resesi Global 2023

Badan Energi Amerika Serikat (EIA) melaporkan rekor kenaikan terbesar dalam persediaan domestik gas alam , dengan menambahkan 129 miliar kaki kubik (bcf) gas alam ke penyimpanan dalam pekan yang berakhir 30 September, di atas perkiraan pasar untuk peningkatan sebesar 113 bcf.

Sementara itu, rata-rata produksi gas di 48 negara bagian AS naik menjadi 100,1 bcfd di bulan Oktober dari rekor 99,4 bcfd di bulan September 2022.

Dalam jangka pendek, harga gas alam masih akan tertekan produksi yang tinggi dan kekuatiran resesi. Lukman melihat, harga gas akan tidak akan kembali naik dalam beberapa bulan ke depan.

Sentimen yang dapat mempengaruhi harga gas alam berasal dari demand dan supply, serta situasi perang antara Ukraina dan Rusia dan resesi ekonomi mendatang.

Lukman memperkirakan harga gas alam di akhir tahun memasuki musim dingin di belahan bumi utara, akan berada di kisaran $6-$7 per MMBtu dan € 150-€ 170 per MWh.

Baca Juga: Harga Minyak Kembali Panas usai OPEC+ Pangkas Produksi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung Complete Three Statement Modeling

[X]
×