kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.917   -71,00   -0,39%
  • IDX 6.090   -31,32   -0,51%
  • KOMPAS100 788   -5,07   -0,64%
  • LQ45 604   -4,14   -0,68%
  • ISSI 211   -0,65   -0,31%
  • IDX30 335   -2,72   -0,81%
  • IDXHIDIV20 426   -0,75   -0,18%
  • IDX80 90   -0,57   -0,63%
  • IDXV30 115   0,04   0,03%
  • IDXQ30 109   -0,48   -0,44%

Pasar wait and see BI rate dan Jackson Hole


Selasa, 22 Agustus 2017 / 18:27 WIB


Reporter: Nathania Pessak, Nathania Pessak | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Dalam perdagangan hari ini rupiah masih unjuk kebolehan. Analis menilai, rupiah menguat karena antisipasi pasar akan rilis data Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI).

Mengutip Bloomberg, Selasa (22/8) di pasar spot rupiah menguat 0,05% ke level Rp 13.344 per dollar AS. Kurs tengah Bank Indonesia juga turut menunjukkan rupiah terapresiasi 0,12% ke level Rp 13.338 per dollar AS.

Research & Analyst Valbury Asia Lukman Leong melihat, pasar mengantisipasi volatilitas hingga seminggu ke depan. "Selain itu, BI juga memiliki kapasitas menjaga rupiah karena cadangan devisa yang tinggi dan inflasi yang rendah. Ini membuat rupiah bergerak menguat," jelas Lukman.

Namun, sejatinya Lukman menilai dollar AS masih dalam tren penguatan karena pasar global mengantisipasi simposium bank sentral dunia di Jackson Hole, yakni ECB dan The Fed yang akan dilaksanakan pada Kamis dan Jumat pekan ini.

Hasil pertemuan Jackson Hole ini nantinya akan menjadi petunjuk bagi pelaku pasar terkait kenaikan suku bunga dari bank sentral dunia itu. Untuk itu, Prediksi Lukman, mata uang Garuda berpotensi bergerak di Rp 13.300 - Rp 13.375 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×