kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pasar wait and see BI rate dan Jackson Hole


Selasa, 22 Agustus 2017 / 18:27 WIB


Reporter: Nathania Pessak, Nathania Pessak | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Dalam perdagangan hari ini rupiah masih unjuk kebolehan. Analis menilai, rupiah menguat karena antisipasi pasar akan rilis data Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI).

Mengutip Bloomberg, Selasa (22/8) di pasar spot rupiah menguat 0,05% ke level Rp 13.344 per dollar AS. Kurs tengah Bank Indonesia juga turut menunjukkan rupiah terapresiasi 0,12% ke level Rp 13.338 per dollar AS.

Research & Analyst Valbury Asia Lukman Leong melihat, pasar mengantisipasi volatilitas hingga seminggu ke depan. "Selain itu, BI juga memiliki kapasitas menjaga rupiah karena cadangan devisa yang tinggi dan inflasi yang rendah. Ini membuat rupiah bergerak menguat," jelas Lukman.

Namun, sejatinya Lukman menilai dollar AS masih dalam tren penguatan karena pasar global mengantisipasi simposium bank sentral dunia di Jackson Hole, yakni ECB dan The Fed yang akan dilaksanakan pada Kamis dan Jumat pekan ini.

Hasil pertemuan Jackson Hole ini nantinya akan menjadi petunjuk bagi pelaku pasar terkait kenaikan suku bunga dari bank sentral dunia itu. Untuk itu, Prediksi Lukman, mata uang Garuda berpotensi bergerak di Rp 13.300 - Rp 13.375 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×