kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pasar saham terpukul, dana kelolaan industri reksadana tergerus


Jumat, 07 Februari 2020 / 08:20 WIB


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Anna Suci Perwitasari

Untuk reksadana saham sendiri, Wawan menjelaskan juga terjadi sinyal redemption, tercermin dari data jumlah UP yang turun. Kondisi tersebut sekaligus mencerminkan bahwa redemption lebih besar dari subscriprion.

Selain itu, AUM  reksadana exchange traded fund (ETF) juga tercatat turun Rp 110 miliar hanya saja menjadi RP 14,09 triliun. Padahal ini justru berhasil mencatatkan kenaikan UP sebanyak 4,04%. 

Baca Juga: Tangani reksadana yang bermasalah, ini yang dilakukan OJK

Meskipun total AUM Januari 2020 turun, namun masih ada beberapa jenis reksadana yang berhasil menahan penurunan dana kelolaan semakin dalam. Sebut saja reksadana pasar uang yang mencatatkan kenaikan AUM hingga Rp 6,53 triliun menjadi Rp 74,73 triliun, diikuti kenaikan UP sebanyak 9,26%.

Sebulan terakhir, investor juga banyak masuk ke reksadana indeks sehingga AUM naik Rp 187 miliar menjadi Rp 8,98 triliun, dengan UP naik 7,37%. Ada juga reksadana pendapatan tetap yang tumbuh Rp 2,02 triliun menjadi Rp 115,36 triliun, dengan UP yang turun tipis 0,78%.

"Suku bunga diprediksi turun, dengan deposito rendah maka paling optimal menempatkan pada aset yang berbasis obligasi. Kalau pasar uang, karena setara deposito meskipun disertai likuiditas yang tinggi," ujarnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×