kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Pasar Modal Dibayangi Sentimen Negatif, Intip Strategi Investasi dari Sejumlah Analis


Rabu, 24 Januari 2024 / 21:21 WIB
Pasar Modal Dibayangi Sentimen Negatif, Intip Strategi Investasi dari Sejumlah Analis
ILUSTRASI. Layar digital menunjukan pergerakan harga saham Bursa Efek Indonesia pada kantor sekuritas di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

Dirinya juga melihat prospek di pasar obligasi lebih menarik, tetapi dengan tempo jangka panjang. Ia menyarankan investor bisa melirik kredit berperingkat A/BBB dengan jangka waktu 3-5 tahun.

"Sebab jika suku bunga turun harga obligasi meningkat, sehingga nantinya investor bisa dapat dari kupon dan juga gain harga," katanya.

Sementara untuk saham, ia menilai investor bisa melirik pada sektor pertumbuhan berkualitas.

"Bisa masuk ke perbankan dan kesehatan. Jika berani lebih agresif, ke sektor teknologi e-commerce," sambungnya.

Lanjutnya, jika ingin masuk ke saham dengan risiko yang lebih rendah bisa masuk ke saham-saham yang membagikan dividen dengan yield di atas 5%-6% dengan balance sheet yang cukup baik untuk menopang payout.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×