kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pasar kecewa, kurs rupiah keok


Senin, 07 November 2016 / 17:45 WIB
Pasar kecewa, kurs rupiah keok


Reporter: Namira Daufina | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Isu domestik dan eksternal melemahkan rupiah di awal pekan ini. Di pasar spot, Senin (7/11), nilai tukar rupiah tergelincir 0,14% ke level Rp 13.086 per dollar AS. Namun, kurs tengah Bank Indonesia mencatat, kurs rupiah masih menguat 0,16% ke posisi Rp 13.082 per dollar AS.

Analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk Rully Arya Wisnubroto menilai, dari sisi internal tekanan datang setelah sajian pertumbuhan ekonomi kuartal tiga 2016 Indonesia melemah.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, level GDP di angka 5,02%, atau lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang mencapai 5,18%. Walau secara total pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai kuartal III 2016 masih di level 5,04%.

“Sebenarnya masih di area 5% sesuai dugaan awal, hanya saja pasar keburu kecewa dengan perlambatan per kuartal ini,” kata Rully. Efeknya pasar menilai bukan tidak mungkin kuartal empat nanti, ekonomi Indonesia masih dirudung perlambatan serupa.

Sementara, dari luar negeri, otot dollar AS yang lebih bertenaga menekan posisi rupiah. Rully melihat, pernyataan FBI bahwa aktivitas Hillary Clinton menggunakan email pribadinya tidak merupakan kejahatan, menyokong dollar.

Rully memprediksi, rupiah masih akan dalam tekanan. Sebab pasar mengantisipasi hasil pemilu Presiden AS. “Itu akan membuat pelaku pasar memilih meninggalkan aset berisiko seperti rupiah,” proyeksi Rully. Dengan keadaan internal yang tidak mendukung, maka kans rupiah unggul semakin kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×