Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%

Pasangan GBP/USD masih berpotensi tertekan hingga jangka menengah

Kamis, 06 Desember 2018 / 21:08 WIB

Pasangan GBP/USD masih berpotensi tertekan hingga jangka menengah
ILUSTRASI. Kurs yen - dollar AS - Poundsterling

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasangan GBP/USD masih rentan terkoreksi dalam jangka pendek hingga menengah seiring tekanan akibat belum kelarnya masalah negosiasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Di sisi lain, laju dollar AS akan ditentukan oleh sejumlah data ekonomi yang dirilis jelang akhir pekan ini.

Mengutip Bloomberg pada Kamis (6/12) pukul 19.20 WIB, pasangan GBP/USD untuk sementara menguat 0,13% ke level 1,2750. Namun, beberapa saat sebelumnya pasangan ini bergerak melemah.


Analis Finex Berjangka, Nanang Wahyudi menyampaikan, para pelaku pasar masih menanti voting kesepakatan Brexit di kalangan parlemen Inggris yang berlangsung pada 12 Desember mendatang. “Perdana Menteri Theresa May berada dalam tekanan karena beberapa anggota parlemen pernah menolak usulan Brexit,” katanya.

Para pelaku pasar pun khawatir jika voting tersebut menemui jalan buntu, ada potensi pasangan GBP/USD akan jatuh seperti yang terjadi pada 2016 lalu. Saat itu, pasangan GBP/USD sempat anjlok ke level 1,2000 ketika isu Brexit pertama kali muncul ke publik.

Eropa pun turut mengkhawatirkan masalah internal yang mendera Inggris. Sebab, hasil kesepakatan Brexit akan mempengaruhi hubungan dagang kedua belah pihak.

Sementara itu, dollar AS bisa melanjutkan keunggulannya atas poundsterling apabila data-data ekonomi seperti ADP non-farm payroll dan klaim pengangguran AS menunjukkan hasil positif.

Selain itu, agenda pidato Gubernur Federal Reserve, Jerome Powell, pada hari ini waktu setempat juga bisa mempengaruhi pergerakan dollar AS. Para pelaku pasar menanti konfirmasi Powell terkait kemungkinan berkurangnya frekuensi kenaikan suku bunga acuan AS di tahun depan. “Pernyataan The Fed mengenai isu perlambatan ekonomi global juga menjadi perhatian,” tambah Nanang.

Berdasarkan analisis teknikal, pasangan GBP/USD masih berada di bawah MA13. Indikator MACD juga berada di area negatif dan masih jauh dari area netral. Sedangkan stochastic bergerak melandai di level 30. Dari sisi teknikal, pasangan ini masih berpeluang tertekan dalam jangka pendek dan menengah.

Nanang pun merekomendasikan sell on high pasangan GBP/USD dengan support di level 1,2680 – 1,2634 – 1,2573 dan resistance di level 1,2771 – 1,2817 – 1,2863.

Reporter: Dimas Andi
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0667 || diagnostic_web = 0.3865

Close [X]
×