kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Pandemi menekan kinerja sejumlah emiten tambang batubara di semester I


Rabu, 12 Agustus 2020 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. pertambangan batubara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Foto Dok ITMG


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Analis NH Korindo Sekuritas Meilki Darmawan mengestimasi, harga rata-rata batubara acuan Newcastle di tahun ini akan berada di level US$ 58 per metrik ton. Namun, estimasi ini  masih memungkinkan adanya  revisi,  tergantung dari kondisi harga batubara hingga kuartal ketiga 2020.

“Namun, jika dibandingkan dengan harga di 2019, harga batubara diestimasi menurun sekitar 26% secara year-on-year  (YoY),” ujar Meilki kepada Kontan.co.id, Rabu (12/8).

Baca Juga: Harga batubara lesu, ini strategi ABM Investama (ABMM) menjaga kinerja

Estimasi lesunya harga batubara di tahun ini dengan basis asumsi akan ada kelebihan pasokan untuk batubara di dalam negeri, sementara impor batubara yang berasal dari China tidak akan banyak meningkat.

Di samping itu,  Meilki mengestimasi untuk permintaan impor batubara dari India pasti akan menurun di 2020 karena efek dari lesunya ekonomi akibat pandemi. “Dengan begitu, saya masih pesimis untuk harga batubara akan naik hingga akhir tahun 2020,” sambung dia.

Dengan demikian, Meilki mengestimasi kinerja keuangan sejumlah emiten batubara yang berada di bawah cakupan analisisnya, seperti UNTR dan juga PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan menurun di tahun ini. Hal ini tidak terlepas dari potensi harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) yang juga akan lebih rendah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×